22 Desember 2015

Berziarah Ke Atomic Bomb Dome Hiroshima


Little Boy: Si Kecil Pembunuh Massal

Pukul 08:15 pagi waktu Jepang tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat sebagai bagian dari kekuatan Sekutu dalam Perang Dunia II menjatuhkan Little Boy, sebuah bom nuklir berbobot total 4.000 kg di Hiroshima hingga meluluh-lantakkan seluruh kota dan menewaskan sekitar 150.000 orang menurut Wikipedia. Meski berbobot total 4 ton, Uranium yang dipakai di dalamnya "hanya" seberat 60 kg. Dan dari jumlah tersebut, yang benar-benar meledak diperkirakan hanya sekitar 0,7 kg.

Efek bom tidak hanya menimbulkan kerusakan dan kematian, tapi juga monster tak terlihat setelah kejadian berupa efek radiasi yang mengerikan dan bertahan lama. Tanah yang tak bisa lagi ditanami, air tak bisa diminum, sayur-sayuran dan ternak yang tak bisa lagi dikonsumsi. Efek radiasi juga menyebabkan korban yang masih bertahan menjadi tidak normal, sakit berkepanjangan dan akhirnya meninggal dalam penderitaan yang luar biasa. Radiasi juga menyebabkan bayi-bayi menjadi cacat dalam bentuk yang tak bisa dibayangkan akal.

Masih belum pulih dari bencana, 42 hari setelah pengeboman, Hiroshima masih dilanda amuk Makurazaki Typhoon, sebuah topan badai nan fenomenal yang menelan korban sekitar 2.000 orang. Namun di sisi lain, badai ini juga berhasil "mencuci" seluruh kota hingga bahan-bahan radioaktif dan berbahaya tak lagi tersisa.
Mungkin begitulah cara Gusti Pengeran menunjukkan kasih dan rahmat-Nya untuk mereka-mereka yang tak berdosa.

Semoga di masa datang tak ada lagi bom nuklir yang dibikin apalagi diledakkan. Dan semoga para korban diberi tempat terbaik di sisi-Nya. 

'Ala hadzihinniyah lahumul fatihah...

Tidak ada komentar: