29 Agustus 2014

Kunjungan Tanpa Sengaja ke Masjid Istiqlal

Lorong
 Jum'at yang lalu, kebetulan saya dan rekan pabrik tanpa sengaja mampir ke Masjid Istiqlal. Awalnya sih cuma mau nyari tumpangan kamar kecil tapi akhirnya numpang shalat, istirahat sebentar, dan iseng-iseng. Meski pernah beberapa kali mampir ke sini, tapi masjid yang menurut kabar terbesar di Asia Tenggara ini tetaplah mengesankan. Beginilah hasil pengamatan kurang gawean tersebut:

27 Agustus 2014

Batu Mulia: Mainan Baru Kelas Menengah

Brazilian Amethyst. Sebagian kalangan menyebut Amethyst dengan Kecubung. Jenis potongan ini disebut cabochon. Hasil gosokan sendiri.

Ada hal yang baru di Pasar Minggu belakangan ini. Setidaknya setelah lepas lebaran yang lalu, saya baru menyadari kehadiran beberapa pengasah batu mulia di deretan kios dari stasiun hingga pertigaan Poltangan. Kehadiran para tukang gosok yang menyewa kios ini melengkapi deretan penggosok di emperan perempatan lampu merah pasar yang sudah lebih dulu ada bertahun-tahun sebelumnya. Berbeda dengan pengrajin yang di emperan, para penyewa kios tersebut beroperasi hingga larut malam. Meski begitu, beberapa pedagang baru juga dijumpai menggelar dagangan di sisi trotoar stasiun pada malam hari dengan memanfaatkan penerangan dari lampu para penjual buah.

20 Agustus 2014

Tentang "Klepto" di Kantor

Gambar suasana dalam pasar di Pasar Minggu. Tidak ada hubungannya dengan tulisan. Biarin.

Tahu dong apa itu klepto? Kata Wikipedia kleptomania atau yang biasa diucapkan secara singkat menjadi klepto adalah:
"Kleptomania (bahasa Yunani: κλέπτειν, kleptein, "mencuri", μανία, "mania") adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya."