10 Juli 2014

Fungsi Lain Kopiah

Kopiah milik sendiri. Uang punya bini. Dibelanjakan untuk makan sekeluarga.

Adalah hal yang jamak di kalangan santri tradisional untuk menyimpan uang di antara selipan kopiah. Juga terkadang identitas diri, kuitansi atau apa saja yang dianggap perlu. Mengapa begitu?

Itu karena kopiah adalah aksesoris yang hampir selalu di bawa kemana saja. Mulai dari ngaji, sekolah, belanja ke pasar hingga jalan-jalan. Pendeknya, hanya saat tidur dan ke kamar mandi peci ini dilepas.

Lha kenapa ngga ditaruh dalam dompet saja? Nah. Ini ceritanya lain lagi.

Sebenarnya sudah menjadi kebiasaan santri cuma mengenakan sarung tanpa celana di dalamnya. Baik yang luar maupun dalam. Maka membawa dompet jelas merepotkan. Menyelipkan di bundelan sarung juga berisiko jatuh. Maka jalan keluar yang mudah ya itu tadi. Peci.

Omong punya omong, soal kebiasaan hanya bersarung ini kerapkali memakan korban akibat keisengan sejawat. Mingsalnya saja tiba-tiba diplotrokkan dari belakang di depan khalayak ramai. Dan lalu muncullah apa-apa yang selama ini tak pernah ditampakkan kepada matahari. :D

Tapi itu dulu...

2 komentar:

Linda Leenk mengatakan...

Memangnya ga bakal keluar ya uangnya dr selipan kopiah itu?:o

Ipoul Bangsari mengatakan...

enggak dong. apalagi kalau dipakai. tapi kalau koin sih bisa jatuh.