03 Agustus 2010

Terbanglah Jauh Dek...


Adik paling kecil kami akhirnya terbang jauh mengunjungi negeri Fir'aun. Mewujudkan mimpinya untuk mengikuti jejak sang kakak yang sudah tidak lagi di sana. Menggeluti huruf-huruf keriting gundul yang tak pernah kupelajari benar-benar. Aku iri dengan mereka berdua.



Berbeda dengan saatku dulu pergi, kali ini tidak ada airmata. "Sudah biasa", kata ibu enteng. Enam kali ditinggal anak-anaknya merantau, ibu jadi terbiasa.

Terbanglah jauh dek... Doakan kami bisa mengunjungimu kelak.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Waah adikmu lunga nang Mesir?? Pasti asik kuwi ... gadis2 mesir yang semlohaaaa

Moes Jum mengatakan...

semlohaa dan semleheee ...

hedi mengatakan...

ojo sampek dolan nang mesir nduwur (eh opo ngisor yo...lali), akeh jablay hihihi

nothing mengatakan...

mesir duwur mesir ngisor? wah cak jedi ki ngerti ae hehehe

diknya ipul, sinau sing sregep yo..jo nakal :)mugi mugi lulus pinter slamet

zammy mengatakan...

[..] Adik paling kecil kami akhirnya terbang jauh mengunjungi negeri Fir'aun. Mewujudkan mimpinya untuk mengikuti jejak sang kakak yang sudah tidak lagi di sana. [..]

woo.. dulu pernah di Mesir, toh.. :p