03 Juni 2009

Bebaskan Ibu Prita!



Sekembali dari pengasingan, saya dikejutkan oleh 2 berita heboh: Manohara dan Ibu Prita. Untuk yang pertama, ah, sudahlah. Tayangan berulang hampir sepanjang hari itu bukan saja bikin bosan, juga eneg. Saya ndak yakin masih ada yang kuat menerima pemberitaannya. Belum lagi adanya isu bahwa berita dalam kasus ini ngga semuanya benar. Woh! Untunglah tak ada tipi di rumah kontrakan kami. hehehe.

Untuk kasus kedua, menurut saya ini sungguh telah menodai rasa keadilan. Lha gimana engga? Orang komplain tentang pelayanan Rumah Sakit (yang katanya bertaraf internasional) kok malah dipenjara? Bukankah sudah menjadi hal yang jamak bila keluhan ketidak-puasan dilayangkan ke milis atau surat pembaca media besar? Sungguh aneh bin ajaib.

Herannya, berita tentang kasus ini "cuma" muncul di internet dan sebagian koran. Sungguh berbeda dengan pemberitaan kasus pertama. Sepertinya ada yang salah dengan media kita. Ah, sudahlah.

Kembali ke soal Ibu Prita. Bukankah selama ini juga banyak kasus serupa yang justru karena diselesaikan dengan baik, malah bisa menjadi cara promosi yang jauh lebih effektif? Sepertinya dalam hal ini pihak RS Omni tidak bisa bermain cantik.

Hal yang kemudian saya tangkap adalah RS Omni bertindak diluar batas, sama sekali tidak elegan dan sangat arogan. Jadi, jangan salahkan ibu Prita jika kemudian citra yang muncul di benak publik adalah: Omni memang tak layak kunjung.

Nah, lho!

7 komentar:

Pinkina mengatakan...

ati2 mas, ntar jadi Ibu Prita kedua loh :D

Chic mengatakan...

pilih rumah sakit lainny sajah :D

Ndoro Seten mengatakan...

wah....ini memang tidak adil!

nothing mengatakan...

negoro cen telek

luisa mengatakan...

hah saya capek sama hukum di indonesia keadilan jarang ditegakkan dr dulu sampai sekarang kapan diperbaiki coba?

Moes Jum mengatakan...

kowe ora usah nang rumah sakit kuwi Pul, bojomu juga ... mending puskesmas wae, utawa dukun ... hehehe

bowok mengatakan...

menurut saya, kasus ibu prita ini -selepas dari segala kontroversinya- bisa menjadi pelajaran buat kita dalam mengutarakan pendapat.

yah, semoga 18 ribu orang di face book dan berbagai dukungan lainya buat bu prita bisa membebaskan bu prita. amin