04 September 2008

Cimpluk Berry


Dalam angan saya, seandainya cimplukan tumbuh di eropa, mungkin ia akan dikenali sebagai salah satu jenis buah berry. Cimpluk Berry, katakanlah.

Dan sepertinya sangat keren jika kemudian cimplukan yang banyak tumbuh liar di sini, diburu orang karena harganya menjadi mahal dan bergengsi.

Coba saja sampeyan perhatikan. Bentuk dan rasanya saya kira sudah memenuhi sarat untuk masuk keluarga berry (pakde ndobos sangat fasih mengenai hal ini).

Buahnya bulat kecil seujung kelingking yang terbungkus oleh balon selubung yang terlalu besar sehingga menyisakan rongga udara. Saat selubungnya berubah warna menjadi kecoklatan, itu pertanda cimplukan didalamnya sudah matang. Tapi kalau di kampung saya, itu jarang sekali terjadi karena biasanya sudah keburu diembat. Bahkan dari sebelum berbuah, pohon cimplukan ini sudah dithengi (diincar) anak-anak.

Warnanya kuning jika sudah matang dan rasanya manis. Sangat cocok untuk dijadikan topping kue ini bukan?

Lokasi: Resto Fiesta - Sari Pan Pacific

7 komentar:

eko mengatakan...

selama bulan puasa, review soal makanan :-)

Moes Jum mengatakan...

cimplukan iku sing rasanya kayak markisa ning ukurannya mini itu yo?

gus mengatakan...

cimplukan itu bocah wadon ABG sing nggemeske to?, halah gak nyambung

-=«GoenRock®»=- mengatakan...

"cimplukan" lagi krungu... :D

nothing mengatakan...

ciplukan opo cimplukan

pitik mengatakan...

"Lokasi: Resto Fiesta - Sari Pan Pacific"

nggaya terus...jan hebat..

aprikot mengatakan...

ciplukan ga pake 'm' nek ditempatku mas