04 September 2008

Bunderan HI


Saat masih ada Laporan Khusus di TVRI jaman dulu, acara ini selalu didahului penayangan gambar-gambar Bunderan HI dengan air mancurnya, Tugu Pancoran, Monas dan Istana Negara sebagai ikon keberhasilan pembangunan. Tayangan yang terus menerus tentu saja meninggalkan jejak yang mendalam pada benak banyak pemirsanya. Termasuk saya.

Maka, ketika pertama kali sampai di Jakarta pada 3 puasa yang lalu, ndoro seten sebagai kompatriot saya di Kebon Kacang segera mengajak berziarah pada tempat-tempat tersebut. Supaya sah saratnya sebagai orang nJakarte, katanya.

Monas, Istana Negara (meski cuma depannya saja) dan Bunderan HI kami sambangi. Sedang Tugu Pancoran tidak.

Dan di sini, di pusat pembangunan yang dibangga-banggakan itu, kini saya berada. Di sini pula saya menemukan orang-orang senasib. Orang-orang yang yang "terpaksa" ke Jakarta karena tak banyak lapangan kerja di kampung. Buruh bangunan (pembongkaran HI), atau para pekerja di plasa indonesia. Juga para penjual wedang.

Perjalan hidup saya bahkan tak kemana-mana, hanya seputaran situ. Membosankan sebenarnya, tapi tak buruk-buruk amat lah...

Lokasi: foto diambil dari Grand Hyatt - Plasa Indonesia

21 komentar:

iway mengatakan...

thokore sopo kuwi?

mpokb mengatakan...

pusat pembangunan berlandaskan utang. seperti balon gas, besar tapi kosong isinya. duh, kenapa saya mengeluh terus yak..
btw, mau titip salam sama patung pancoran? saya lewatin dia tiap hari :D

Anang mengatakan...

ak pgn ksana

perempuan mengatakan...

iway said...
thokore sopo kuwi?

hwakakakak... /me terpingkal pingkal..

waduhh... ini gambar e , boss besar lg leyeh2 memandang pembangunan di ibukota ngunu tah critane :D wekekek...

Ipoul Bangsari mengatakan...

@iway: thokore mbuh sopo. ketoke kok apik ngunu. hehehe

@mpokb: boleh titip pesan ndak mpok? patungnya suruh turun ajah. hehehe

@Anang: ayo ayo main sini.

@perempuan: hahaha. tau aja kepenginan sayah. :P

eko mengatakan...

sempat lewat aja, blm pernah nongkrong di bawah air mancurnya :-)

Moes Jum mengatakan...

wahahahaaaa ... nggaya koyok wong sugih wae cekere munggah mejo dengan background bunderan HI

Nazieb mengatakan...

Walah, jadi pengen balik ke Njakarta lagi..
:(

gus mengatakan...

hihihi...padahal ada mobil para menteri yang lewat disitu. berarti juduk postingannya: " para menteri aja di bawah telapak kaki gue"...

yuswae mengatakan...

sikile iku lho...
hati2 dimutilasi ryan..
:D

-=«GoenRock®»=- mengatakan...

Kuwi pemandangan jendelo apartemen Sampeyan kang?

nothing mengatakan...

sayah kangen nongkrong di hi dan ketemu sampeyan sampeyan..
i miss u mas ipul pitik bahtiar endik balibul [mbak]pito dan mimit ndorokangkung kw banimal mbok wedang dan kabeh semua yang ga sempat kejembut eh kesebut

Evi mengatakan...

halah! gayane si Bos iki jan.... :D

beradadisini mengatakan...

saya lebih tertarik sama lokasi leyeh-leyehnya yang di grand hyatt itu hihihihi ;p

pitik mengatakan...

"Lokasi: foto diambil dari Grand Hyatt - Plasa Indonesia"
nggaya tenan ki...ngapusi nek gaul karo kuli...

mikow mengatakan...

poto diambil dari jendela kostanmu ya pul?

mrbambang mengatakan...

Aku kalo kemaleman di BHI, bisa nunut tidur di situ kan? :D

jun mengatakan...

Di kota aku bekerja (Surabaya) yang ada Bunderan WR (Bunderan Waru). Di kota aku tinggal (Solo) adanya Bunderan TP [Bunderan Tipes, (e dibaca seperti dalam es teh)].

bahtiar mengatakan...

ndoro seten pancen dukun jakarta top :)

bahtiar mengatakan...

ndoro seten pancen dukun kondang ... bakalane :)

Ndoro Seten mengatakan...

wah jadi inget masa-masa itu ndoro!