21 Agustus 2008

Program kambing setelah hampir setahun


Plong. Begitulah yang saya rasakan setelah melihat hasil program kambing itu. Bagaimana tidak? Sejak diluncurkan hampir setahun yang lalu, tidak banyak kesempatan untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Terus terang saya sempat khawatir kalau-kalau program ini gagal. Memang sih program ini adalah kerja bersamanya anak-anak BHI, bukan kerja saya sendiri. Tapi sebagai orang Bangsari, saya seperti dibebani kewajiban lebih tentunya.

Bagaimana nantinya saya harus menjelaskannya kepada para penyumbang? Apalagi sebagian besar diantara penyumbang adalah blogger. "You can run, but you can not hide". Blogger gitu loh.

Selama ini perkembangannya saya pantau dari informasi Bapak di kampung. Hanya saja, Bapak pun memiliki kesibukannya sendiri yang tak bisa diabaikan. Sehingga informasi yang didapat terkadang bersifat kira-kira.


Penyebabnya antara lain karena daerah sebaran penerima bantuan kambing yang luas. Mereka tersebar di beberapa dusun. Mulai dari Jakatawa di ujung selatan desa, Sidadadi di barat, Karangreja di bagian tengah, Cililing dan Kebogoran di bagian utara hingga Medeng dan Cipaku di ujung timur. Dari Jakatawa hingga Cipaku kira-kira berjarak 10 kilometer. Mungkin lebih.

Jumlah pemeliharanya juga lumayan banyak. Setidaknya diperlukan waktu dua hari penuh untuk menyambangi ke-16 pemelihara kambing itu. Yang paling memakan waktu adalah adanya dialog. Apalagi bapak adalah mantan pendidik, sebagaimana kebiasaan di kampung mana saja, guru adalah jabatan seumur hidup. Dus, di banyak rumah yang dikunjungi saya seperti menyaksikan reuni guru murid. Terkadang konsultasi malah.

Sudah begitu, tidak semua keluarga pemelihara berhasil kami temui. Maklum saja, petani biasanya berada di sawah hingga sore menjelang. Beberapa kunjungan akhirnya dipandu tetangga si anak didik.

Untungnya, kebiasaan angon (menggembala) sudah jarang dilakukan karena menghabiskan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Jadi tanpa tuan rumah pun, kambing masih bisa dicek di kandang.

Dan alhamdulillah kekhawatiran itu tak terbukti sama sekali. Semuanya berjalan baik, melampaui perkiraan saya.

Selengkapnya ada di bloggers for bangsari. Rincian penerima pinjaman kambing ada di sini. Foto-foto bisa dilihat di sini.

22 komentar:

pema mengatakan...

Wah...sip...!!! Semoga membawa barokah!! Amin

iway mengatakan...

napsu makan sampeyan memang luar biasa **ngaburrr**

sofie mengatakan...

wah selamat ya pak, saya mendukung selalu...teman2 di komunitas saya sampe bilang, kamu jubirnya program bangsari ya?hahaha, gak papa, saya suka program ini untuk contoh nyata kegiatan pembangunan:p...

kapan ya bisa ketemuan? jumat besok ini? ada di bunderan hi gak pak?

blonty mengatakan...

wah, selamat!
sayange aku gak bisa berpartisipasi nyumbang...

blonty mengatakan...

wah, selamat!
sayange aku gak bisa berpartisipasi nyumbang...

Ipoul Bangsari mengatakan...

@pema: amin..

@iway: tak uyak lho.

@sofie: terima kasih atas dukungannya mba sofie. saya jadi terharu. hehehe.

besok jumat saya ada di BHI kok. Insya allah..

@Blonty: matur nuwun pakde. sampeyan kan juga sudah nyumbang ide dan moral to. matur nuwun pakde...

eko mengatakan...

selamat Ful, program kambing-nya sukses..moga makin sukses aja. Amiin

Anang mengatakan...

semoga berkah.. dan diterima sebagai amal jariyah buat yang menyumbang...

nothing mengatakan...

sip sip, semoga terus beranak pinak kambingnya, dan semoga rumput di bangsari selalu ijo sehingga kambingnya ga kelaparan

Hedi mengatakan...

OOT. ah akhirnya blog ini di-update :P

hanny mengatakan...

selamat, yaaaa semoga program ini makin sukses dan makin banyak anak-anak yang bisa sekolah!

cewekndeso mengatakan...

Wech keren kang

oiyah ngesuk mbuh bisa bali meng cilacap mbuh ora soale wektune jan sethitik banget. nek bali meng njawa melas bojone nang malang. tp ora pp lha ngesuk ketemuan baen ya kang nang jakarta

didut mengatakan...

kang..postingan ini sudah menjadi bahan bacaan kelas bhs indonesia di sbh universitas di jepang hihihi~

sekian laporan

kesambet mengatakan...

Mangtaabb...sukses !!!

gambarpacul mengatakan...

sip lah..........dadi kepengin ming bangsari luh kang..!

Cempluk mengatakan...

alhamdulillah..sukses buat kegiatan sosial yang udah lama di laksanakan..

kangen sama anak2 bhi...
hehehe

Fitra mengatakan...

wah sukses ya....kabar2i ya kalo ada yang begini lagi :D

Moes Jum mengatakan...

Hebat Pul ... mbok dibuka ide2 liyane selain wedhus. Selamat yoo!

Evi mengatakan...

selamat menjalankan ibadah puasa ya...
maaf lahir bathin. :)

mantan kyai mengatakan...

seng nang senayan sok sok mewakili rakyat kuwi wedus po ra yo ???

Jea Azzahra mengatakan...

Siip ... Saya ikut dukung programnya..

Kyai Slamet mengatakan...

mbeeeekkkk....