04 April 2008

Bekerja itu untuk Bekerja atau untuk Menyelesaikan Pekerjaan?

Orang kampung (terutama kampung saya bangsari) menganggap yang namanya bekerja itu ya bekerja. Bekerja itu ya melakukan pekerjaan dengan tangan sendiri. Jika hanya ongkang-ongkang, meski sudah selesai atau sambil mengawasi pekerjaan anak buah, itu disebut tidak bekerja. Kami menganggapnya pemalas.

Orang kota yang modern menganggap kerja itu ya harus jelas. Lebih spresifiknya, harus sesuai dengan deskripsi kerja (istilah kerennya job description). Pada level yang lebih tinggi, yang namanya bekerja itu ya menyuruh orang lain.

Permasalahannya, dalam budaya kita seringkali bos tidak bisa membedakan keduanya. Sehingga, meski sudah menyelesaikan pekerjaan, kita akan selalu diberi pekerjaan baru. Begitu pekerjaan baru selesai, akan diberi pekerjaan yang lain lagi. Akibatnya, pekerja yang efisien mendapat pekerjaan bertumpuk lebih banyak dari pekerja yang lamban. Iming-imingnya: "Perusahaan akan melihat apa yang kamu kerjakan". Perhatikan: akan!!!

Perihal job desc? Tai kucing!

gambar diambil dari sini.

20 komentar:

balibul mengatakan...

dijak padu wae piye..lagi emosi ki aku. culek wae.. gawean asyu

pema mengatakan...

Wah .....yo ngono kuwi podho karo aku.....Nasib kuli....

nothing mengatakan...

wekekek, sampeyan mbalik kampung wae, mbangun ndeso dewe pasti luweh sip

yuswae mengatakan...

tas ngerti aku mas, nek job desc iku artine tai kucing.. :D

mikow mengatakan...

Bekerja itu untuk internetan, kalo nggak bekerja ya aku ga bisa internetan :P

kw mengatakan...

ya begitulah, saya kira di tempat lain juga mirip-mirip. nanti aku juga posting deh ...

iway mengatakan...

sebagai bos, sampeyan memang kejam !

Parta mengatakan...

waduuuh mas.., segitu emosinya, sama mas tempat saya bekerja juga begitu dimana-mana boss itu banyak gak enaknya dari pada enaknya...

mei mengatakan...

paling enak ngoonku, begitu nyampe ruangan, nyalakne komputer mbuka www.rukorean.com lan ndelok pilm onlen sampe sore..wes jann surga kerjo(wes pindah kene wae po piye???haha)

Moes Jum mengatakan...

Gak opo2 lah Pul, sing penting dhuwitmu tambah huakehh dan isih nduwe waktu nggo nongkrong BHI dan pacaran ... hehehe

Pinkina mengatakan...

nasib kuli yho ngunu kuwi...
nek lg males tak tinggal minggat :D

Ndoro Seten mengatakan...

mangkane kenangopo do direwangi golek gawean....
sing penting jane golek duwit!

evi mengatakan...

ga pengin gitu ya jangan jadi kuli, jadilah bos.

btw, asli! td disana itu cuma nganterin bu bosku. dan baru tau tmptnya, jebul kayak masuk gua :(

masih jadi buruh mengatakan...

mugo mugo mbesok iso dadi pengusaha sing iso mbayar karyawan

pitik mengatakan...

itulah namanya lomba makan martabak, hadiahnya martabak...modyar kewaregen..

Hedi mengatakan...

sudah digaji besar, tiap minggu dapet jatah kamar hotel bintang 5, dan sekarang dijatah satu unit apartemen, kok masih marah2 sih?

venus mengatakan...

woalah....komen si balibul bikin ngakak: CULEK WAE...GAWEAN ASYU...

hahahah....

kurnia_1 mengatakan...

Sampeyan kiyy kok yo ngeyel.. masih mending "dikasih tahu" sama boss.. lha dari pada sampeyan "dikasih tahi" .. hayoo.. pilih mana

cewekndeso mengatakan...

nangapa kang?? postingan mad

nonadita mengatakan...

datang ke tempat kerja ya untuk chatting dan blogging.......

bekerja (sesuai jobdesc), ah janganlah sampai mengganggu jadwal ngeblog ;D