14 Desember 2007

rute rute ke bangsari

menjawab pertanyaan-pertanyaan pada postingan ajakan tur wedus ke bangsari, berikut saya berikan rute-rute menuju ke sana.

dari jakarta

kereta
silahkan bergabung dengan rombongan dari stasiun senen. atau jika anda memutuskan berangkat sendiri, rutenya dari senen ambil kereta ekonomi jurusan cilacap dan turun di gandrung mangu. peserta akan dijemput disitu. perjalanan memakan waktu sekitar 10 jam, biaya 24 ribu rupiah.

bus
bisa juga naik bus dari terminal rambutan, grogol, pulogadung atau kalideres. setahu saya, bus hanya tersedia sampai dengan sebelum jam 6 sore. naiklah bus gapuraning rahayu yang ke cilacap via kawunganten (jangan yang via wangon), turun di pasar sitinggil. peserta akan dijemput disitu. perjalanan memakan waktu sekitar 8 jam, biaya 50 ribu.

dari jogja:

kereta
kereta yang tersedia hanya ada satu jenis, kereta ekonomi jurusan bandung. berangkat dari lempuyangan sekitar jam 12:00 (kalau jadwalnya belum berubah) dan sampai di gandrung sekitar jam 16:30. peserta akan dijemput. meski ada juga juga kereta jam 22:00, sebaiknya jangan ambil yang ini karena kemungkian anda mendapatkan tempat duduk biasanya kecil.

bus
dari terminal giwangan atau bisa juga dari pasar gamping, naik bus jurusan yang ke cilacap langsung. (bisa juga menggunakan bus jurusan purwokerto, tapi sebaiknya jangan, karena akan ribet dan membingungkan.) perjalanan dari jogja ke cilacap memakan waktu sekitar 4-5 jam. sesampai di terminal cilacap, ganti bus jurusan sidareja dan turun di pasar sitinggil. dari cilacap ke sitinggil ditempuh kira-kira 1 jaman. setelah sampai di sitinggil, peserta akan dijemput.

dari semarang:

saya sendiri belum pernah ke semarang langsung. jadi, kira-kira begini. naiklah bus jurusan cilacap dan selanjutnya ambil jurusan sidareja, turun di pasar sitinggil. bisa juga ke purwokerto dulu, kemudian ganti bis yang ke cilacap. selanjutnya, idem. perjalan dengan kereta setahu saya belum tersedia.

alternatif lain, ambillah rute jogja.

dari salatiga:

karena menggunakan mobil sendiri, sampeyan bisa pergi sewaktu-waktu. ambil jalur magelang, purworejo, kebumen, gombong, dan buntu. di perempatan buntu, sampeyan ambil yang lurus (arah cilacap). belok kiri juga menuju cilacap, tapi perjalan akan sedikit berbelok. tapi jangan samapi salah belok ke kanan, karena akan tambah jauh melalui purwokerto. terkecuali sampeyan mau mencicipi sroto sokaraja. dari cilacap kota, ikuti jalur bus jurusan sidareja. sesampai di pasar sitinggil, kabari saya. berapa waktu tempuh dan biayanya, saya tak bisa perkirakan.

dari surabaya:

kereta
ambil jurusan bandung, turun di gandrung. peserta akan dijemput. perjalanan memakan waktu sekitar 12 jam, biaya sekitar 30 ribu.

bus
ambil jurusan cilacap, turun di terminal cilacap. selanjutnya idem.

untuk keterangan lebih lanjut, silahkan kontak saya...

11 Desember 2007

tour wedus ke bangsari

dengan ini diumumkan, bahwa tour wedus ke bangsari akan dilaksanakan pada tanggal 29 - 31 desember 2007. berangkat menggunakan kereta ekonomi dari stasiun kota pada hari sabtu tanggal 29 pukul 19:30 dan dijadwalkan kembali dari bangsari pada tanggal 31 malam (malam tahun baruan diperjalanan).

bagi yang berminat silahkan mendaftar (lewat komen juga boleh), atau datang saja langsung ke stasiun kota pada tanggal dan waktu tersebut. untuk menjaga kemungkinan tidak ketinggalan kereta dan memastikan mendapat tempat duduk, sebaiknya para pembeli tiket sudah standby di stasiun kota sebelum magrib. bisa juga konfirm dulu ke saya untuk reservasinya. halah. biaya sekali rp 24 ribu sekali jalan.


maap postingan ini tidak berhubungan dengan tulisan sebelumnya. soalnya lagi buru-buru mau jalan-jalan dulu nih. hehehehe.

09 Desember 2007

hari pertama di temasek; sial!

dasar sial! hasil jepret sana jepret sini sejak pagi dimulai dari cengkareng hingga tumasek hingga menjelang tulisan ini dibuat, hilang dalam sekejap gara-gara utak-atik sok tahu dan akhirnya tak senagaja kepencet tombol format. asyem!


padahal banyak momen yang bisa disampaikan melalui gambar hasil jepretan. tentang tukang-tukang servis pesawat yang pijet-pijetan di bawah bayangan pesawat dalam panasnya udara cengkareng. tentang awan-awan hampir sepanjang penerbangan. tentang MRT temasek yang menakjubkan. dan tentang orchard road yang top markotop. karena itu semua ndak ada fotonya, anggep saja saya lagi ngimpi.
soal cengkareng dan awan-awan, sampeyan pasti bosen. langsung saja cerita soal temasek. pesawat yang saya tumpangi berangkat pukul 10:05, terlambat dari jadwal 08:30 dan baru sampai di tujuan pada pukul 11:30.
begitu mendarat di changi, saya memasang mata lebar-lebar. saya sangat pengin tahu, mengapa negeri mini ini konon bisa mengatasi negeri kita dalam berbagai hal, semua mafhum. pertama keluar dari pesawat, hujan baru saja reda. tanpa tiupan angin dan matahari bnersinar terik, hawa temasek tak jauh beda dengan jakarta. sumuk. keluar dari lorong kedatangan, perbedaan belum begitu terasa. kecuali bahwa changi memang jauh lebih besar dan lebih modern plus lebih hijau. antrian di bagian imigrasi mengular, pemeriksaan pun lebih ketat dari cengkareng.
selesai pengambilan barang, saya dan teman sepabrik (yang berangkat hari minggu cuman 2 orang) memutuskan menggunakan MRT. itung-itung pengin perbandingan dengan busway. langkah pertama membeli tiket. pembelian disini dilayani mesin yang berderet, termasuk uang kembaliannya. penjaga yang bertugasa hanya 1 orang, mungkin disediakan buat orang seperti saya yang masih nunak nunuk. setelah dijelaskan sewajarnya. saya mencoba memasukkan uang 50 $. untuk 2 orang dengan tujuan orchard, harganya sejumlah 5,4 $. lebih mahal 1,4 $ dari keterangan petugas. entahlah. dari petugas tersebut saya juga mendapat keterangan, untuk mencapai orchard harus berganti 2 kali. pertama di tanah merah, dan kedua di city hall dan turun langsung di orchard road.
MRT memang benar benar nyaman. kini saya sudah merasakan sendiri, ndak perlu minta didongengi pakde. gap antara MRT dan tempat melangkah penumpang bisa dikatakan ndak ada. wong saya narik koper beroda saya ndak perlu diangkat. coba bandingkan dengah busway. jarak badan bus dan tempat melangkah terkadang hingga setengah meter. disini mulus. volume penumpangnya pun jauh lebih banyak. mungkin karena hari minggu, sebagian besar wanitanya berpakaian seksi dan wangi. bercelana pendek atau rok mini, perut terbuka, belahan depan memperlihatkan apa yang seharusnya, sebagian backless. mereka bercakap cakap dalam bahasa yang beragam. kebanyakan china, sebagian india, sebagian melayu dan sebagian kecil inggris. kaum prianya? maap, saya lupa perhatikan. hehehehe.
sesampai di orchard, hujan luar biasa deras. terpaksa kami menunggu. sambil menunggu hujan reda, kami mencari tahu letak losmen kamin. jebul ternyata, cuman sekitar 200 meteran dari stasiun. begitu gerimis mereda, kami langsung jalan. bukannya mereda, hujan kembali turun dengan derasnya. alhasil, sesampai hotel kami kebasahan, kedinginan dan kepala terasa pening. setelah mandi, kawan saya mengajak berkeliling orchard. orchard kelihatannya salah satu pusat belanja di negeri singa ini. deretan mall besar berjejer dengan rapi, sangat bersih dan modern. pohon-pohon besar tumbuh sepanjang jalan ini (kalau tak salah, hampir di semua tempat yang lowong di temasek, selalu ditumbuhi pohon).
iseng-iseng kami memasuki pusat-pusat perbelanjaan itu. ternyata, harganya mahal pol. baju rata-rata 100 $, kira-kira rp 650 ribu. mending beli di jakarta, dengan harga seperempatnya saja, kualitas yang sama sudah bisa dibeli. ya sudah, kami cuma keliling sampai kaki pegel tanpa membeli barang sedikit pun. kecuali makan siang di mas donald (karena belum dapat jatah makan siang). sehabis keliling, waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, kami memutuskan balik ke losmen untuk makan malam dan istirahat sebentar. saya sempat tertidut setengah jaman, sedang teman saya katanya mau tidur sejam. lha bukannya sejam, temen saya malah ndak mau bangun setelah nempel bantal. akhirnya, saya memutuskan jalan sendiri. pengin tahu bagaimana orchard di waktu malam. waktu sudah menunjukkan pukul 21:20.
orchard di waktu malam sepi. cuman lampu berkelap-kelip meriah diantara pohon-pohon besar sepanjang orchard menyambut natal. namun ada yang tak begitu nampak di siang hari, menjadi sangat kentara di malam hari. bisnis begituan. dalam jarak sekitar 200 meteran saja saya sudah menjumpai banyak hal demikian. wanitanya kebanyakan berkulit kuning, prianya kebanyakan bule. selebihnya orchard tak menarik diatas jam 22:00. saya memutuskan nongkrong saja di sudut lampu merah sambil utak-atik kamera. maksud hati pengin mencoba night shot, lha jebul kepencet tombol format tak sengaja. saya memaki dalam hati. kesal, saya balik ke penginapan.
mau tidur belum juga ngantuk, akhirnya saya ke ke warnet losmen. usut punya usut, semua fasilitas internet di penginapan ini gratis. sudah gitu, hot spot pula. coba bandingkan dengan penginapan-penginapan di jakarta. biaya sewa per jamnya bisa untuk makan sekeluarga. di sini disediakan komputer dan gratis pula....
ya, kini saya mulai sedikit mengerti mengapa temasek lebih maju dari negeri kita. negara kota ini begitu teratur, bersih, modern dan sangat memanjakan pengunjungnya.

07 Desember 2007

dia menantang perang!



bahwa masih banyak peer di negeri ini, itu benar. tapi menurut saya, tulisan dalam blog ini sudah di luar batas etika dan kesantunan. sudah jelas dia melakukan provokasi yang tak bisa dimaklumi lagi. pelecehan terhadap simbol-simbol kenegaraan adalah hal yang tak bisa diampuni. segala pelecehan terhadap pancasila, terhadap bendera kita, dan segala hal yang berbau indonesia. sampai saya mendapat kesan, menurutnya, indonesia adalah sebuah kesalahan.

dia menantang perang bung!

05 Desember 2007

8 resolusi

resolusi ki opo? mbuh. saya menganggap ini daftar (teman-teman sepabrik menyebutnya daftar list) ini semacam peer tentang keinginan di masa yang akan datang.

katanya sih seharusnya resolusi 2008, tapi saya pilih yang lebih jangka panjang sedikit deh. soalnya di tahun 2008 saya belum ada gambaran mau ngapain. nah, inilah daftar list yang ditugaskan oleh pito itu:

1. pingin kambing-kambing itu bisa meluluskan pendikian anak-anak bangsari
2. pingin anak-anak b-h-i nduwe perusahaan dewe
3. pingin simbok wedange b-h-i iso ngitung duit dewe ben ra kesel bolak balik ngitungke
4. pingin lapangan kerja melimpah dimana-mana sehingga saya bisa keluar dari jakarta tanpa harus jadi penganguran
5. pingin endonesah dadi nggenah ndak cuma gontok-gontokan ndak mutu sama malaysia
6. belum tau pingin apa lagi
7. idem, belum tahu
8. pokoknya belum tahu!


sekarang tak lempar ke siapa ya? sik, sik. saya tak mikir dulu...

asuransi jiwa: siapa yang diuntungkan?

jika seorang suami mengikuti asuransi jiwa dan pada suatu saat dia meninggal, siapa yang diuntungkan?

jawabannya adalah: suami kedua si istri.

lho kok bisa? ya begitulah. umumnya, ahli waris dari asuransi jiwa seorang suami tentu saja istrinya sendiri. nah, karena sang istri masih sangat mungkin menikah lagi pasca meninggalnya sang suami, tentu saja suami keduanya lah yang diuntungkan. sederhana bukan?

moral dari cerita ini: jadilah suami kedua....

03 Desember 2007

pengangguran

Berjuta orang menganggur.
Aku ngantuk di kantor...

senin

senin adalah hari dimana semua kesenangan itu harus berakhir.