09 Oktober 2007

cerita dari pesantren

sedikit cerita dari pesantren jaman saya masih kecil (ikut-ikut pakde mbilung bernostalgia).

namanya juga pesantren salaf yang santrinya hanya bermodalkan beras beberapa kilo dari rumah untuk jatah beberapa bulan, tawaran makan gratis adalah peristiwa langka yang tak mungkin ditolak. selebihnya ya harus ngenger kerja kerja di luar pesantren. kesempatan ini masih bisa dihitung dengan jari bahkan dalam hitungan setahun.

nah, ceritanya kang nasirun yang masih saudara saya diajak makan gratis oleh teman sekombongan (sekamar, satu kombong biasanya dihuni beberapa santri) pada suatu siang beberapa tahun yang lalu. tanpa pikir panjang, dia bersorak gembira.

keduanya segera menuju di warungnya lik har, salah satu warung yang menjual makanan siap saji bagi santri pesantren depan rumah. mereka punmakan-makan sampai puas sambil ketawa ketiwi ngobrol tak jelas. dunia menjadi begitu bergairah siang itu.

selesai makan, mereka mengikuti kegiatan pesantren seperti biasa. ngaji sampai ashar, sholat magrib berjamaah, ngaji lagi, sholat isya dan kemudian ngaji lagi. sehabis itu, sesuai jadwal pula, semua santri masuk ke dapur termasuk si kang nasirun.

saat hendak mengambil beras (penyimpanan beras dilakukan didalam kamar masing-masing), kang nasirun bingung. beras yang kemarin masih banyak ternyata lenyap. diubek-ubek dan tanya kesana kemari tidak juga ketemu, tidak ketahuan juntrungnya. akhirnya dia bertanya pada lihun yang sudah tidur duluan.

nasirun : hun, berasku kemana ya? kemarin kan masih banyak, kok sekarang ilang?
lihun : lha, yang kamu makan tadi siang itu apa? emangnya aku dapet uang darimana untuk traktir kamu?
nasirun : trus?
lihun : ya kujual lah... aku juga pengin makan enak. bosen aku makan nasi dan garam doang setiap hari. kamu juga seneng to?
nasirun : ?????

11 komentar:

human wannabe mengatakan...

huahahahahahahahhahahahah!!!!!

eh, lali....


PERTAMAX!

*powassssssssss*

Mbilung mengatakan...

tanyaaaa ... tanyaaaa *ngacung ngacung*

sarungnya kang nasirun masih ada atau hilang juga?

Bangsari mengatakan...

#pito: nesu...

#mbilung: sarunge ngacung?

Anang mengatakan...

hahahahaha tobat tobat

Pinkina mengatakan...

huaahaahhahaa.........
trus nasibe nasirun piye ? sesuk'e mangan opo? :D

balibul mengatakan...

iki cerita asyu 7tahun kepungkur

mei mengatakan...

lucu tenan mas..hehe

eh met merayakan lebaran ya...mudik khan(pastilah)..hehe

salam buat kang nasirun ya

mit@ mengatakan...

jadi inget waktu kecil di suapin pembantu nasi kepul2 ama garam :(
*sebel*

venus mengatakan...

edyan! tega banget! hahahah...

ipuuuulll.....maaf lahir batiiinnn...

langit mengatakan...

huwahahaha...kejamnya dunia :))

btw,maap lahir batin mas,eh tapi ketoke aku gak nduwe salah ya :D

kw mengatakan...

hua hua... jadi harus was-was jika si traktir bangsari :):