28 September 2007

bhi no 11: karmin winarta alias fanabis

dia tak menyukai film komedi maupun komik. menyukai semua cerita yang belum pernah didengarnya, terutama yang fiksi dan spiritual.

seorang pemalu. pendendam yang akut. seseorang yang sudah berbohong kepadanya 3 kali tidak akan dipercayainya lagi seumur hidup. kebohongan keempat berarti kematian. "orang yang suka berbohong lebih baik dimakan cacing saja!", katanya bertenaga. memutuskan menyukai seseorang atau tidak cukup dalam hitungan 2 detik, tanpa seseorang itu ngomong atau melakukan apa pun. menolak semua aturan, norma, hukum dan syariat agama yang menurutnya tidak sesuai jalan pikirnya. ingin menciptakan peradabannya sendiri. peradaban yang akan menjadikannya sebagai tuhan, paling tidak bagi dirinya sendiri.

menolak pernikahan dan semua bentuk ikatan yang dianggapnya hanya pelegalan seks dan perbudakan atas keinginan orang lain. muak dengan perilaku orang sudah menikah tapi masih saja melacur. "aku tak ingin jatuh cinta dan membina hubungan dengan siapapun. aku bahagia dengan diriku sendiri". aku menduga dia hermaprodit.

soal anak? lebih mudah memungut dari pinggir jalan. toh soal kasih sayang tak ada bedanya. praktis dan hemat. "aku muak melihat orang tua yang menjadikan anak mereka seperti barang miliknya, tak memberi kebebasan, harus manut dan celakanya, banyak yang sampai menuntut untuk bisa "merawat" di hari tua. dengan tak menikah aku lepas dari itu semua... tak membebani. terus lagi, ini yang mungkin paling banyak dilakukan orang, mereka kerja habis-habisan untuk membiayai anak. sampai-sampai tak peduli sama orang disekitar (pelit). aku benci orang pelit...". sikap yang didapatnya dari pengalaman dan pergaulan selama di jakarta.

ia dilahirkan dalam sebuah keluarga besar, nomor 4 dari 5 bersaudara. 2 perempuan, 3 laki-laki. di sebuah kampung pertanian di ujung pantai selatan wonogiri dekat darwin sana. ronggojati. sebuah kampung dengan sawah yang tadah hujan, lebih banyak tegalan malah. tandus dan berkapur. meski begitu, dia mengaku tidak pernah kekurangan air minum. entah kalau air mandi, cuci dan kakus.

mengaku hanya betah di kampungnya hanya ketika sedang banyak uang. pulang lebih dikarenakan ikatan biologis, orang tuanya masih di sana. dia mengaku tak dekat dengan semua saudaranya karena cara berkomunikasi yang berbelit-belit khas orang jawa. kelak, jika kedua ortunya sudah tiada, ia akan menghapus nama ronggojati dari memori otaknya. selanjutnya, tuntunan nasib lah yang akan menentukan.

datang ke jakarta pertama kali sebelum krisis moneter 98. mengandalkan ijasah sma plus ilmu santet yang didapatnya di solo, dia menantang ibu kota. dengan percaya diri dia melamar di sebuah media cetak berskala kecil yang kelak menjadi sebuah pabrik kata-kata terbesar dalam sejarah dunia maya di indonesia. sebagai office boy alias tukang wedang! kerjaan sampingannya, tukang kliping koran.

dijanjikan sebagian saham perusahaan (melalui program esop, hak kepemilikan saham), dia mengabdi bagaikan budak. selepas jam kerja, dilanjutkan dengan belajar. ilmu komputer dan semua ilmu yang bisa dilahapnya, termasuk menulis. tidur cukup 4 jam sehari, sisanya kerja dan kerja. praktis hidupnya cuma berpusar di seputaran kantor. makanya tak perlu heran, karirnya melesat cepat. pikirnya, kelak dia tak perlu lagi bekerja. membayangkan berjalan dari satu negeri ke negeri lain sepanjang waktu. menikmati dan hanya menikmati hidup. orang-orang kere seperti para tukang nongkrong di bunderan hi tak ada dalam kamusnya waktu itu. "orang miskin memang selalu merepotkan dalam semua sejarah", katanya.

apa hendak dikata, krisis moneter meruntuhkan perusahaan itu. saham yang dijanjikan itu pun ikut melayang. memaksa perusahaan kecil itu berganti haluan. guna memangkas ongkos produksi, perusahaan itu beralih dari media cetak merambah ke dunia internet. sumber berita didapat dari wartawan-wartawan kroco yang masih membutuhkan recehan. semuanya freelance. krisis ternyata menghancurkan sebagian besar media, hampir semua malahan. menjadikannya pupuk yang subur bagi perusaahaan tokoh kita yang satu ini. kebetulan momennya tepat, didukung euforia masyarakat akan kesadaran baru mengenai dunia internet, sejarah kemudian mencatat perusahaan ini meraksasa dalam waktu singkat. sendirian melaju tanpa pesaing hingga sekarang.

di satu sisi perusahaannya meraksasa tapi di sisi lain dia tak kebagian apapun, membuatnya sakit hati. dia meradang dengan caranya sendiri. hanya mau sedikit bekerja dan tak mau lagi belajar lagi. "bekerja dan atau belajar itu apa yang dicari? impianku gak kesampaian, tak ada lagi yang dikejar". kalau pun harus bekerja, tak boleh sampai menggangu kesenangannya. menulis.

"aku ingin tak punya apa-apa, itu membuatku senang. tapi lagi nyari carane piye...", celotehnya. namun begitu, dia mengaku tetap suka ngumpulin duit. "kalau orang-orang suka ngumpulin duit, aku juga. tapi terus aku bagi-bagikan pada yang membutuhkan." mengaku selalu menghabiskan semua gajinya setiap tanggal 27, sehari sebelum gaji bulan berikutnya keluar. adalah hal yang wajar jika sampai terjadi keterlambatan gaji, dia tak memiliki uang sepeser pun. karena itulah dia tak ingin sakit. meski cuma makan 2 kali sehari, tapi dia selalu mengunjungi karaoke hampir tiap minggu. biar tetap sehat, dia lakukan jogging 3 kali seminggu masing-masing 10 kali putaran lapangan sepak bola. juga tidak merokok. menyukai hampir semua lalapan: selada, tauge, kacang panjang, labu siam mini rebus, daun poh-pohan, terung bulat, tespong dan masih banyak lagi. menghindari daging dan yang berlemak. minum? tanyalah pada balibul dan pitik yang lebih tahu.

meski sewaktu kecil cita-citanya ingin menjadi dokter, beberapa tahun belakangan ia ingin menjadi penulis murni. secara intens dia berlatih menulis melalui blognya (setahuku dulu sangat banyak, entah sekarang). tak lupa ia mengikuti sebuah kursus pada seorang penulis terkenal. sedikit bocoran, insyaallah novelnya akan terbit dalam waktu dekat.

terakhir, dia memberi saya sedikit tips. "menulis yang baik itu harus bisa mengkampak muka pembacanya", katanya mengutip kafka. (terdengarnya hebat, jadi saya tulis saja. hahaha)

link terkait ada disini...

26 komentar:

Ely Meyer mengatakan...

"menulis yang baik itu harus bisa mengkampak muka pembacanya" ..... weleh ...serem en sangar tenan ^_^

kw mengatakan...

whuaaaaaaaaaa....! top....
aku memang susah berkomunikasi tak hanya dengan saudara, tapi semua orang yang berkultur jawa, karena aku harus menafsirkan dibalik omongannya yang diucapkan. persis membaca koran jaman orba. :)

dan benar aku akan menghapus masa lalu, tak akan aku menoleh ke belakang lagi. hidup adalah sebuah perjalanan yang tak mengenal kata pulang.

karirnya melesat, seperti siput. karena susah menyesuaikan diri, juga kapasitas otakku yang kecil plus malas belajar tentunya.

bagi-bagi duit...?? hayo siapa yang kekurangan bilang aja.... (tak apusi kabeh...)

Bangsari mengatakan...

#ely meyer: sangar tapi baik hati lho mba. silahkan buktikan sendiri.

#kw: pancene sampeyan top kok. hehehe

Pinkina mengatakan...

hermaprodit ???? sebangsa kr cacing lak an :D

Tukang Nongkrong mengatakan...

fanabis ... kw ...

komentator setia blogku ...

dulu komentarnya pernah lebih panjang dari postingan-ku ...

beruntung bisa kenal dan ketemu dengan kamu, bro

:)

pitik mengatakan...

we kawe...tibaknya kowe hermaprodhit tho?sesuk nek ketemu kudu buka kathoke..arep tak poto...btw pingkina kok tertarik karo hermaprodhit yo?wakakakaka

kw mengatakan...

iyo.. aku podho cacing berarti. ap bener kok jarene murakami, semua makhluk hidup menggunakan kode genetik yang sama. artinya prinsip kerja gen manusia sama dengan cacing.

ha ha..

kw mengatakan...

mas bah sampean beruntung opo ketemu aku. yo wis kapan-kapan tak jajakne ha ha ha :)

balibul mengatakan...

sik sik sik aku meh komen ki...

" asline kowe wingi mangan sego tumpang sing wes tak campur saren "

dan satu lagi bangsari kata pujangga kw

" masa depan itu ilusi, buat dia masa belakang lebih penting "

Luthfi mengatakan...

lho
blog-e bangsari dihack karo kw?
*bingung*
koq postingane mirip2 neng blog-e kw

mei mengatakan...

wuhihihi..hermaprodit!!!

ahh seng komen neng nduwurku wagu, ngono ae bingung nda...peace bro=)

Anonim mengatakan...

#balibul? oh ya to? kok tetep wae enak. lan aku ora muntah je.
masa depan itu adalah hari ini bul... :)

omith mengatakan...

wah tgl 27 kemarin yha.. brati waktunya.. menemani kAWeH untuk "menghabiskan uang"

heuekekekkekk..:D

kaweh kenapa kudu melenyapkan asal usul mu ?? "ronggojati"??
justru setelah sukses kudu kembali ke asal..

karna jakarta SUCK..-peace-

ojo sampe kacang lali kULIT ..

kw mengatakan...

#omith .. masih banyak ceruk planet yang belum aku datangi mit.

human wannabe mengatakan...

aswem! disalip!









dem!

*balikucing*

iway mengatakan...

bener-bener aneh, perlu dilestarikan hahahahahha

kenny mengatakan...

top markotop wes, lha kog tulisane juragan wedang mirip2 gaya tulisane kw wes kesantet po :D

venus mengatakan...

kw memang top!

@ kw: sukses buat buku yang bentar lagi dipublish. makasih kemaren sudah melakukan pembunuhan karakter dengan sangat indah di blogmu ya, mas... :))

nurussadad mengatakan...

Yup Postingannya puanjang banget.
Koq bisa cuman 2 detik
kan info yang masuk sedikit banget...??

Hedi mengatakan...

kw...jualan senyum tok kalo lagi kumpul hehehe

langit mengatakan...

akhirnya bisa liat perwujudannya mas kw :D

de mengatakan...

aku idem karo lutpi dan kenny, tulisane bergaya kw hehehehe, tapi tetep okeeeeehh (ben sing nulis gak mutung :D )

escoret mengatakan...

wakakkakakaka..no koment..!!!!

lucu bin keren..!!!

sutrisno mahardika mengatakan...

saya kenal orang ini!!! baik!! ramah!! pokoknya mantep dah!!

-=«GoenRock®»=- mengatakan...

Hasyem diamput, lagi weruh fotone. urung tau ketemu lagi ketemu nang YM ngakune wes 62. Jiakakakak!!

Anonim mengatakan...

Thanks yuah temanku dah mampir ke blogku,hmm seneng banget deh bisa kenal orang lain di blog,hehehe,soalnya biasanya aku dapat teman di friendster,,,,makasih yuah temanku.....
jangan lupa mampir lagi yah dan kasih comment,,,,,hehehehehe
:)