06 September 2007

bebek telah meninggalkan kita

ikut berduka yang mendalam atas meninggalnya pangkopdar kami yang tercinta karena kecelakaan di laut sceh pada tanggal 02 September 2007. jenazah telah dimakamkan di jember jawa timur.

sedikit yang saya sesalkan, saya punya andil (dengan perantaraan presiden) memberangkatkan dia ke aceh pertama kalinya. tanpa pernah terpikirkan resiko yang terjadi kemudian. maafkan saya...

16 komentar:

bahtiar mengatakan...

.....

:(

Bekas serdadu Heiho mengatakan...

Innalillahi wa inna illaihi rojiun... selamat jalan kawan...

Pinkina mengatakan...

Innalillahi Wainnaillaihi roji'un, Semoga amal ibadah bebek diterima di sisi Nya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan smg diberi ketabahan & kesabaran, Amin.
/*merinding, masih gak percaya, ternyata pertemuan kmrn u/ yang pertama dan terakhir :(

Yudhis mengatakan...

:(

pitik mengatakan...

:(

pyuriko mengatakan...

Turut berduka...
Masih gak percaya sama berita ini.

Terimakasih Iko, sudah nemaninku selama di Jkt. Dan ...... Pesan terakhir dari Mas Bebek.

mei mengatakan...

sudah d gariskan demikian mas, ojo di sesali...yakin saja bahwa mas bek wes tenang dan (mungkin) gak mau lihat kita sedih =)

mit@ mengatakan...

sampe saiki jek ga pecoyo.. :(
org bae mati muda..
dia emg org hebad..

smoga diterima disisiNYa.. amien

Ndoro Seten mengatakan...

Ngaturaken bela sungkowo Ndoro....sedoyo namung hanglampahi garising pepesthen....

Anang mengatakan...

turut berduka cita yang sedalam2nya

kenny mengatakan...

ikut berduka, semua udah diatur jalannya

venus mengatakan...

mari kita doakan, semoga dilapangkan jalannya menuju sang Kekasih sejati.

sekalian update, informasi dari Anton (adik alm), temen kita itu berusaha nolong temennya yang terseret ombak, tapi akhirnya dia sendiri kebawa arus dan gak tertolong.

kematian yang indah, Insya Allah...
*masih nyesek*

Hedi mengatakan...

"sedikit yang saya sesalkan, saya punya andil (dengan perantaraan presiden) memberangkatkan dia ke aceh pertama kalinya. tanpa pernah terpikirkan resiko yang terjadi kemudian."

Opo iki Pul? Wah, ojo sekalipun duwe pikiran ngono. Takdir bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dengan cara-cara yang mungkin tidak terpikirkan oleh kita sekalipun.

Aku mohon banget Pul, buang pikiran seperti itu. Ini penting supaya di lain waktu, kamu ga akan terpeleset menyalahkan Sing Kuoso. Nek iku terjadi, mblayen tenan kan.

langit mengatakan...

innalillahi wa inna illaihi rojiun :(

pyuriko mengatakan...

Iyaaa.. benar yang dikatakan mas Hedi.

Memang sudah jalannya seperti ini, mas.... :)

Jangan disesali itu...

irwan mengatakan...

Innalillahi wa inna illahi rojiun.

Astaghfirullah, aku baru dengar beritanya malam ini!

masih belum percaya...