16 Juli 2007

Gojegan Kere

Apa warnanya angin? Merah. Lho, kok bisa? Buktinya, lihat sendiri. Habis dikeroki, punggung si penderita masuk angin akan meninggalkan jejak berwarna merah. Garing ya? Yo ben...

Kata pak dokter yang pernah saya tanyai, masuk angin itu adalah gejala flu ringan, common cold. Hal ini terjadi karena aliran darah yang tidak lancar. Terutama daerah sekitar leher dan punggung yang terasa lebih dingin dan terkadang kaku-kaku. Kerokan menstimulasi saraf-saraf supaya menormalkan aliran darah kembali. Meski sudah terbukti ampuh dan mentradisi entah berapa lama (mungkin anda lebih tahu), setahu saya tidak semua paramedis setuju dengan cara ini. Golongan yang tidak setuju mengkhawatirkan semakin tidak responsifnya saraf yang dikerokin, bahkan rusak. Golongan yang setuju, bahkan pengguna, beralasan: wong enak kok. Nah!

Begitulah, kerokan menjadi terapi ampuh pengusir masuk angin. Sudah mentradisi entah berapa lama, mungkin anda lebih tahu. Murah, mudah dan sangat Indonesia. Tapi, benarkah hanya orang indonesia? Saya pernah melihat seorang bule sedang dikeroki seorang simbok tua di suatu sore yang mendung persis di bibir pantai Parangtritis sambil duduk menghadap laut selatan. "It's really good", serunya pada teman di sampingnya. Oalah mister, mister... Kalau ketahuan CNN apa ndak blaen tuh? Bisa-bisa dijadikan bukti yang semakin menguatkan, betapa primitifnya kebudayaan kita. Salah-salah malah bisa dianggap kekerasan wanita jawa! Byuh...

19 komentar:

Luthfi mengatakan...

poto modele sopo kuwi?

kw mengatakan...

wah pul kalau pagi itu aku gak dikeroki... aku pasti bablas, tak akan pernah ketemu kalian lagi!

apakah aku beruntung atau engga, entah. karena menuju pingsan itu ternyata enak banget. aku sangat menikmatinya...

jadi kerokan pagi itu terasa mengganggu, aku jadi tersadar kembali dan merasakan sakitnya. :)

evi mengatakan...

habis kerokan trus dipijitin, wah asyik itu.....siiippp!! :D

mei mengatakan...

sebenarnya semua masuk akal.
orang d kerokin habisnya pasti di kasih balsam, minum jahe anget dan tidur. bgt abngun badan enteng. tentu saja karena dia mi jahe yang bisa menghangatkan badan dan membuat badan jadi segar, juga efek dari balsam yang d borehkan ke badan sehingga membantu memperlancar peredaran darah..bukan dari kerokannya.

human wannabe mengatakan...

dikerok? aku? MENDING DIGEBUGIN PREMAN SE-ENDONESA RAYA!!!
edan! penyembuhan paling menyakitkan dan malah bikin tambah sakit. lha wong aku kringet dingin terus kalo lagi demam. nek dikerok jare ibukku koyok ngeroki jipang. yang ada bukannya merah enak tapi lecet hampir berdarah )=
nah.. itu baru kekerasan. kalo buat orang kebanyakan enak sih yah monggo. wong emang itu pengobatan tradisional koq. asal jangan sayah. hehe...

a l i mengatakan...

pernah kerokan sekali, bar kuwi kapok ra pisan-pisan neh. mendingan minum obat trus bobok.

wah mengatakan...

gambar balung gereh :)

iway mengatakan...

dikeroki?? MOH! moh banget

balibul mengatakan...

biasa wong sugih kui mesti ngaku kere..nek jan asli kere kui mesti sing di keroki bagian bokong

gita mengatakan...

dikeroki kro sopo mas?

Anang mengatakan...

kuwi geger apa triplek??

Anang mengatakan...

haha....

pitik berpesan mengatakan...

halah kuwi ora dikeroki, si ipul bar keno hukum cambuk soale melakukan "sesuatu"...wis ndang rabi wae..timbang ketangkep maneh...

Mbilung mengatakan...

pol....binarangka sejati. mbok fotonya dr depan...

..... mengatakan...

kerokan? ra doyan blassss

Pinkina mengatakan...

iku geger'e sampeyan toh mas ?

kenny mengatakan...

angin iso dadi biru jg jare, entut diwadahi botol, hehehehhe

malah koyo bar dicambuk kuwi

omith mengatakan...

bwkkakakk..
kerokkanne manut balong ..
:P

Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer (STMIK)Jakarta mengatakan...

dikerokin emang enak, tp katanya malah gak baik buat kesehatan loh...thanks