06 Juni 2007

Tukang wedang numpak pesawat

Akhirnya, kejadian juga saya numpak pesawat. Mohon dipersori kalo laporan ini terlambat. Soale badan saya masih kaku-kaku sehabis keenakan ngga ada kerja di sana. He..he.. Wis, pokoke berikut ini laporannya.

Malamnya, rapat berakhir pukul 01:00.

Pesawat take off pukul 09:40. Bos besar dan bos kecil memerintahkan saya untuk siap di depan penginapan (di jalan Thamrin) pukul 07:30 dengan peralatan bikin wedang selengkapnya. Dengan asumsi perjalanan ke bandara memakan waktu 1 jam penuh, maka masih ada waktu sekitar 10-15 menit untuk bersantai. Tapi, itu baru rencana saudara-saudara.

Setelah menyiapkan peralatan bikin wedang untuk dibawa ke Bali, saya mapan tidur pukul 01:30.

06:00. Saya bangun, mandi dan siap-siap.

06:45. Makan pagi di kantin penginapan bareng sopir yang akan mengantar kami ke bandara.

07:15. Saya sudah siap di halaman penginapan.

Sampai dengan pukul 07:45 bos besar maupun kecil belum juga nongol. "Ah, biarlah. Mereka lebih berpengalaman dengan pesawat dari saya. Biar saya menunggu sampai mereka turun. Toh, sopir sudah siap juga", saya membatin. Sambil menunggu, saya masuk ke mobil. Duduk di samping sopir, lengkap dengan kacamata hitam yang belum lama saya beli di emperan. Biar nggaya sedikit. Mau plesir jauh je...

08:00. Dua bos belum juga muncul. Saya mulai gelisah. Pukul 08:10 belum juga ada tanda-tanda. Akhirnya saya telpon keduanya. Lha kok, jebule mereka baru bangun. Itu pun karena suara dering telpon. Aduh biyung...

08:20. Mereka datang dengan napas ngos-ngosan. "Gas pol ngga pake rem!", perintah bos besar. Sopir pun memacu kendaraan semampunya. Jadilah, perjalanan ke bandara menjadi ajang balapan tanpa hadiah.

Selama perjalanan, bos besar bolak-balik menelepon pihak Emprit Airline (maskapai yang hendak kami naiki) dan juga pihak bandara. Kelihatannya dia sedang melobi pihak maskapai agar pesawat bisa menunggu sedikit lebih lama. Entahlah. Saya tak terlalu mendengar karena suara mesin mobil yang menderu. Hanya sempat saya dengar dia menyebut Emprit Airline dan bandara.

09:10. Kami tiba di depan pintu pemberangkatan Emprit Airline. Bos berlari untuk menukarkan tiket online dengan tiket resmi, airport tax dan entah apalagi. Saya mengurusi pemeriksaan barang, pengikatannya dan bagasi. Semuanya dengan gerak serba cepat. Setelah itu, ada pemeriksaan barang lagi. Masih dengan berlari, kami menuju pintu F-3. Ternyata, di dalam masih ada pemeriksaan barang lagi. Aduh! Benar-benar tidak efisien pemeriksaan barang disini, gerutu saya adalam hati.

09:25. Dengan badan berkeringat dan napas terengah-engah, kami menjadi penumpang terakhir yang memasuki pesawat. Begitu masuk, pintu ditutup. Pfiuh, akhirnya... (Jam tangan bapak disamping kiri saya menunjukkan pukul 09:25.)

Saya bersyukur ternyata masih ada tempat duduk untuk kami bertiga meski terpencar-pencar. Coba kalo berdiri? Kayanya ngga asyik banget tuh. Masa naik pesawat untuk pertama kali harus berdiri? Wah, bisa diece-ece sama Endik dan kabinet HI lainnya.

Saya kebagian tempat duduk di tengah, diapit 2 bapak gemuk yang kelihatannya hendak liburan, di atas mesin, dekat sayap. Posisi ini membuat saya sedikit terhalang melihat pemandangan di luar.

09:35. Pesawat bergerak beberapa meter sebelum berhenti. Ndak ada kegiatan, saya baca Kompas pinjem dari bapak sebelah. Pramugari-pramugari (yang ternyata sudah tuwek-tuwek) mendemonstrasikan prosedur keselamatan. Mulai dari cara memakai sabuk pengaman, cara pemakaian oksigen bila terjadi penurunan tekanan udara secara tiba-tiba, hingga cara penggunaan jaket pelampung jika terjadi pendaratan darurat di air. Saya memperhatikan dengan seksama. Bapak di samping kiri saya tetap saja membaca koran, sementara bapak disamping kanan saya malah ngorok. Wis ben!

09:40. Pesawat bergerak dan berhenti lagi. Saya lihat ada pesawat Emprit lain di sebelah kiri yang sedang take off.

09:45. Pesawat bergerak lagi, tapi kali ini tidak berhenti lagi. Semakin cepat dan laju sampai akhirnya saya menyadari pesawat sudah meninggalkan landasan pacu.

Lho, kok cuman begini saja? Katanya, saat tinggal landas perut serasa disedot-sedot. Ada yang bilang seperti ditarik nyawanya. Lha, kok saya ndak merasa apa-apa? Malahan lebih dahsyat naik kereta ekonomi jurusan Bangsari. Apa karena pilotnya bagus? Pesawatnya baru? Atau karena sayanya yang terlalu senang sehingga ndak mengalami itu semua? Atau mungkin ini yang disebut kenyamanan terbang?, guman saya dalam hati. Wis mbuh lah, pokoknya saya sudah terbang. Segera terbayang wajah Mbah Marta yang selalu mengudang waktu saya kecil: "suk mben, tumpakanmu pesawat thole…". Ternyata kedaden Mbah!

10:15. Pramugari membagikan makanan terbungkung alumunium foil. Dengan antusias, segera saya segera membukanya. Lha kok jebule cuman mie? Mungkin maksudnya spagheti, tapi kok mienya agak keriting? Mau dibilang indomie kok ada cacahan dagingnya mirip mie ayam? Tapi mosok dalam pesawat ada mie ayam? Biar ndak ngisin-ngisini dan ketok nggaya, saya sebut spagheti saja. Tepatnya spagheti kreasi indonesia, kata Pakde Mbilung yang njanjeni saya dengan spagheti asli jika ke Bogor lagi. Di samping itu, ada juga buah dan minuman. Saya milih coca-cola pake es. Setelah makan selesai, pramugari menawari minum lagi. Kali ini saya milih minuman kotak bertuliskan sunkist. Ketoke mahal, enak dan top! Tapi apa lacur? Ra enak babar pisan kisanak! Andai di kereta ekonomi, pasti itu minuman sudah saya buang lewat jendela. Tapi di pesawat kan ngga boleh buka jendela ya? Kadung malu, minuman itu terpaksa saya habiskan.

10:50. Pesawat mulai terasa sedikit turun. Terdengar pengumuman dari kokpit: "Selamat siang para penumpang yang terhormat. Kita sekarang berada di ketinggian 3000 kaki. Sebentar lagi kita anak mendarat di bandara Ngurah Rai Bali. Cuaca bali saat ini...... waktu bali saat ini menunjukkan pukul 11.50, atau satu jam lebih cepat dari waktu Jakarta. Terimakasih Anda sudah memilih terbang bersama kami. Terimakasih."

11:05. Terdengar lagi pengumuman dari kokpit: "Selamat siang para penumpang yang terhormat. Saya adalah XXX asisten pilot. Sebentar lagi kita anak mendarat di bandara Ngurah Rai Bali. Cuaca Bali saat ini...... waktu bali saat ini menunjukkan pukul 11.50, atau satu jam lebih cepat dari waktu Jakarta. Kenakan kembali sabuk pengaman Anda. Terimakasih."

11:10. Pesawat terasa makin turun, daratan mulai terlihat dekat.

11:15. Pendaratan berjalan mulus di Ngurah Rai. Pemandangan sesaat sebelum mendarat benar-benar menakjubkan. Mendarat persis ditepi pantai. Sulit dilukiskan. Sekali lagi terdengar ucapan terimakasih dari pengeras suara pesawat.

Bali, Aku datang... *sapa elu?*


Catatan: waktu mengacu pada jam hp butut saya, serta jam tangan yangh penumpang samping kiri saya kenakan. Cerita selanjutnya silahkan ditunggu. he..he..he...

58 komentar:

Pokok-e pitik mengatakan...

petromax!!!
komenne mengko disik!!

mita mengatakan...

keduakkz ...


[absen sek]
sak jane males bareng pitek hmm :P

Bangsari mengatakan...

#pitik mie: lagi ra nduwe gaweyan kang?

Pokok-e pitik mengatakan...

*nutup hidung, soale mita mambu mergo rak adus*
iki komenku :
ah..kok sudah arep komen yo..mergo ambune mita ki mesthi..

Bangsari mengatakan...

#mita: kok dimalesi kabe? gawan bogor wingi yo?

omith mengatakan...

to : PITEK cilek sobo kebon
malessss-e
kowe jarene wes ganti jeneng
dudu pitek tapi KECOAKKK kan??
ojo golek konco nek ga tau adues
le..:p

Juragan Pitik mengatakan...

@mita: lho..bukankah kecoak itu nickname mu karena jarang mandi?wah..dirubung semut tenan kecoak-e..mbok tobat to yo..

koncoe mitah mengatakan...

to pitek elek mambu:
iiki piye seh pitek pitek
tak beleh loh..*nggowo calak*

lah laopo koq kudu kecoak??
nek kecoak e dirubung semut
brati persepsimu kecoak MANIS??

waks pitek mangan KECOAKKK =))

Juragan Pitik mengatakan...

@koncoe mita : iki kok nggawe alamatku?rak wani yo?hehehe..sampeyan yo mambu pisan kok rak wani nggawe alamat dewe...wis ndang adus disik...

koncone pitek lan mitah mengatakan...

iki opo to yo..
koq podo dolenan ..
mbok komen sing mutu..:p

mesak ke bang bang sari bang :)
nulis dowo dowoh..
mendak kebak olok olok an spam iki

wes ..wes pitek e mblebu kandang sek ya.. sesuk pe dimasak rica rica..

=))

pitik mengatakan...

@koncone pitek&mita :halah..mit..mit..kok nggawe jeneng liyo meneh lho..opo isin mergo durung adus?hhehehehe

iki pitek asli mengatakan...

dudu aku sing nulis lo mit
*sumpah*

la koe boloh ku koq :)


*keweden dibeleh gawe sesuk jum'at*

Bangsari mengatakan...

Ojo brisik! aku lagi ngantuk ki...

mita mengatakan...

aku pancen rung adus kok rek..tapi ojok di olok2 tah...

kw mengatakan...

pul kapan-kapan mrono meneh ben iso mlaku-mlaku, berenang, menyelam dan "terbang" melihat pemandangan sing elok!

@omith: wis 4 hari yang lalu, isih durung adus juga?

iki mita asli mengatakan...

pitek kremus:

oh pancene PITEK RA TAU ISO
BOLOAN KARO MENUNGSO KOQ



to bangsari:

io senenono ae pul si pitek
kemriek ae ket mao
pengen di SUNAT karo CALAK

turu bareng mitha mengatakan...

tekan dino iki aku jek muntah2 nek kelingan kui...pas turu bareng kowe..

mita aseli mengatakan...

@kw :iyo wis 4 hari bahkan lebih aku ga adus..
@luthfi : sori luth, soale ambuku ancene yo ga enak tenan..aku dewe nek mambu awakku dewe yo arep semaput kok..

boloe pitek mengatakan...

asyikk

tibak e PITEK mek wanine semono tok
nulis dhewe di jawab dhewe..
mulai komen gawe jeneng'e uwong
hahahahah =))

ati ati tak santet loh..:p

hihihihi
*selamat PITEK jade artis BLOG of the month*

hip hip horrewh.. *HIDUP PITEK*

Luthfi mengatakan...

asem ik
enek sing komen nganggo blogku, gak jantan

*nesu*
PENGUMUMAN : POKOKMEN, KOMENKU SECARA SAH DAN LEGAL JIKA DAN HANYA JIKA MUNCUL POTOKU
*nesu off*

nyokor no PITEK mengatakan...

MENDUKUNGGGGGGG
pergerakan LUTFI

Dilarang berkomen berhati hati
terhadap ID BLOG berikut:

PITEK
PITEK ASLI
JURAGAN PITEK
HTTP://HADIK.BLOGSPOT.COM

hihihi :p

balibul mengatakan...

kagem bangsari : yo mogo2 iso dikirim nang luar negri yo mas, rejeki ne lancar, tamabh akeh...neng yo kui kecipratan ora ki

mitha : kowe kui lagi njobone .. ambune wes koyo ngono..po meneh jerone ki

pitik : padune kowe seneng to mas, ambune mitha koyo kiriman endik kui sing negro kae,persis loh mas kulit'e ambun'e podo pol...yo tho

luthfi : kowe kuliah wae le, rasah macem2 melu2 mitha,ora adoh2 soko jampes

endiks jenthu : kok kowe rung komen tho bos..tangi sik no

Luthfi mengatakan...

blaik ...
tibake soko interface ngarep gak metu potone
pokokmen, aku login nyang blogger yen komen. pitik, eh salah ttk

koq malah dadi ceting ngene yo Cah

*siap2 adus*

pemakan pitik mengatakan...

mbok sampean tuku pesawat terbang sisan, ben iso numpak montor mabur saben dino.

balibul mengatakan...

@ pitik : kapan2 turu bareng yooooo

Pinkina mengatakan...

mualesssss aku mesti podo comment ra jelas, spam commment kabeh huuuhhh.....

to mas bangsari :
oleh2e endi ?

venus mengatakan...

enak,le ? rasane koyok numpak becak to? kandhani kok :p

Mbilung mengatakan...

*siap-siap ngedusi mita*

mit@ mengatakan...

waks *MLONGO*
jek digawe bahan maneh ???

pancen dasar pitek
si raja SPAMER MERCON..

TO PITEK :
salut aku karo kowe..
*PLOK PLOK PLOK*

Hedi mengatakan...

ah laporan numpak pesawate ga rame, luwih rame urusan mita adus...jadi kapan adus bareng² :D

DenaDena mengatakan...

tumben Endik ra melu nyepam

Evi mengatakan...

mana oleh-olehnya....? kok ga muncul-muncul. ben gampang kongkon baju coklat ajah deh. lt 4 gd sebelahmu. tak tunggu...*maksa*

opo isih ngelu yo...? hehehe....:P

gita mengatakan...

komen kok dikebaki pitik karo mita kabeh, wes kerah aen sok jumat nang BHI kono..

serius koment: eh mas njuk sido entuk nomer tlpone pramugari sing ayu kuwi ora???

mei mengatakan...

iku potone asli pramugarine yo??tuwek-tuwek

ibenk mengatakan...

kok ra mampir nang bangsari mas???

om sangar mengatakan...

rame opo si sak jane blogmu kuwi mas...? fokuse crito karo komen komene kuwi opo to..? aku kok dadi bingung..?

kowe numpak montormabur opo mita rak hobi adus...?

opo kowe numpak montor mabur tapi ora ngedusi mita tapi ngedusi pitik?

opo mita rak adus numpak montor mabur karo kowe pilote pitik..?

opo pramugarine montormaburmu tuwo tuwo tur ora adus koyo mita?

opo kowe numpak montor mabur ketemu Kw sing arep renang lan nyelam neng bali, tapi mita wegah soale deweke rak hobi adus, tapi pitik mangan kecoak...?

opo kowe numpak montor mabur, ketemu lutfi nesu nesu soale deweke rak ono foto avatare tur rak adus sisan..?

opo kowe numpak montor mabur ketemu pitik, lutfi, balibul sing arep ngadusi mita tapi mita wegah..?

opo mas bahtiar mriang soale kebacut udo, tapi lutfi, pitik lan mita ribut ora ndang adus neng montor mabur sing mbok tumpaki...?

malah bingung ki...

Bangsari mengatakan...

#sangar: wakakak. sing bener mita, pitik, lutfi, pak presiden, pengin didusi kowe nda...

kenny mengatakan...

iki sing podho komen mesti durung adus kabeh.

Yo syukur yen wes kembali dgn selamat tanpa ninggali muntahan ning pesawat.

gita mengatakan...

@endiks: komenmu sok analisis, jan tenan nggaya...

Luthfi mengatakan...

@ gita :
dr hasil analisis saya thdp komennya Kangmas Endik aka sangar bs disimpulkan bahwa komennya selalu berkaitan dengan :
1. adus
2. mita (ada apa ya mita dgn endik?)
3. montormabur (aka manuk)

stlh dilihat2, koq tetep wae saru

*log out*

gita @yu mengatakan...

@luthfi: kandhani kuwi ok, masio nganalisa mesti buntut2e yo saru nek endiks komen kuwi

*ngloyor lungo*

sangar tenan mengatakan...

@ mas ipul: bener dhe kenny mas, lha timbang do ribut raupono nganggo utah utahanmu wae.. :D

@ lutfi karo gita: aku ki sak jane ono trah detektif conan, dadi tetep ono komen komenku anal-isane, bar kuwi oral-isa.. :D

Fany mengatakan...

endi oleh2e Mas...

nggawe wedang kok tekan bali..
hehehe...

langit mengatakan...

janjane do rebutan opo to

*ngumun* :D

tetep gita mengatakan...

@endiks sangar: njuk sing wes dadi korbanmu piro nda?

Luthfi mengatakan...

@ tetep gita
kowe kan salah sijine :-)

balibul mengatakan...

soko wingi...kok gita karo luthfi kui..bls2an komen sih, ono opo ya bangsari?
opo ojo-ojo nglindure si luthfi kae beneran yoh, ngessir gita sok'e luthsi kui..tak kandak'e loh kowe pik

masih gita mengatakan...

@luthfi: loh lut sejak kapan aku dad korbane endiks?

Luthfi mengatakan...

@ gita : emboh
coba takon langsung nyang si endik

Ndoro Seten mengatakan...

Numpak pesawat ono sing ngamen ora Ndoro?

escoret mengatakan...

wedewww..jeng-jeng tho..????

thuns mengatakan...

wooo... aku wingi yo bar ko bali kang!
nek sido juli meh mrono meneh! barengan yo!

lantip mengatakan...

aku malah pertamakali numpak pesawat seko bali nang jogja. sempat di-cancel penerbangane, mbuh kenopo. hari berikutnya lagi mangkat. terus sibuk nelfon wong-wong yogya, mung pingin memperdengarkan backsound khas bandara. hahaha.. ndesit tenan.

Luthfi mengatakan...

*mlongo*
koq yo enek wong koyo om rony lantip :-)

tito mengatakan...

foto pertama itu gimana caranya? kameranya dititipkan siapa bang? kok bisa dipotret dari luar pesawat? titip peri ya?

zam mengatakan...

podo kang.. aku yo rung tau numpak pesawat je..

paling mung numpaki pesawat telepon.. :D

prayitno mengatakan...

Numpang lewat..

Anonim mengatakan...

Blackberry handsets are well known as a choice for business professionals thanks to their ability to view the front door connect types. The Blackberry Torch features a document viewer which [url=http://www.paulsmithcity.com/]ポールスミス 財布[/url] ポールスミスバッグ http://www.paulsmithcity.com/ is compatible with Microsoft Office documents including Word, Excel and PowerPoint. There are additional productivity tools in the form of an organiser as well as voice memo recorder, meaning the Blackberry Torch is [url=http://www.paulsmithland.com/]ポールスミス アウトレット[/url]ポールスミス 時計 http://www.paulsmithland.com/ an ideal [url=http://www.paulsmithsunny.com/]ポールスミス(Paul Smith)[/url] ポールスミス通販 http://www.paulsmithsunny.com/ companion for staying productive even when out of the office..