06 Februari 2007

Banjir yang melanda Jakarta adalah bukti, bahwa kedzaliman merugikan semuanya. Tidak hanya si pelaku, orang lain yang tidak ikut-ikutan dan bahkan mereka yang berbuat kebaikan pun menerima musibah yang sama.

Sistem kita secara lambat laun telah mendzalimi alam. Daerah resapan air yang seharusnya dilindungi, digusur habis untuk kawasan hunian orang-orang berduit. Tanah-tanah ditutupi aspal dan beton. Sampah diman-mana. Pohon-pohon dipangkas. Air tanah disedot habis.

Akibatnya, banjir dimana-mana.

Ya, kedzaliman harus ditindak!
"Berhati-hatilah kalian, akan suatu akibat yang tidak hanya menimpa orang-orang yang melakukan kedzaliman diantara kamu"

25 komentar:

za mengatakan...

iyah...kita udah mendzalimi pohon2 itu!! makanya dia udah gak mau minum air hujan itu lagi bang!

koeaing! mengatakan...

ik saiang betoel samah itoe poe'oen...

jt mengatakan...

mulailah dari diri sendiri dan saat ini juga. :D

pitik bertanya mengatakan...

mbah salim kuwi tanggaku, ono opo kok disebut2??

Iman Brotoseno mengatakan...

banjir membuat kita kembali menjadi manusia,..pada akhirnya seorang manusia yang tidak berdaya

venus mengatakan...

wiiiiissss, banjir wis lewaaaat ( for now).
mudah2an ga kejadian lagi. mudah2an kita semua gak terlalu bebal untuk mau belajar dari pengalaman.
setuju, pul???

Moes Jum mengatakan...

"waspadalah ... waspadalah ...!!" begitu kata Bang Napi dari wilayah banjir.

DE mengatakan...

Siapken pelampung untuk banjir selanjutnya :P

kenny mengatakan...

mari kita perangi kedzaliman...(yukk dari diri sendiri) Sekarang!!

mei mengatakan...

pagi ini dalam perjalanan ke gawean, d mobil jemputan..pohon2 bintaro yang biasanya nangkring d lahan pinggir jalan sudah tertebang dengan rapi..dengar2 mau di bangun ruko

gak taulah gimana para penggede itu berpikir..trus kalau hujan resapnnya kmana, khok semuanya mau d banguni ruko..fyuhhh

koeaing! mengatakan...

idoep poe'oen !

raravebles mengatakan...

Mendung bergelayut lagi.. siap2 banjir maneh..

evi mengatakan...

semoga kejadian jumat lalu tidak terulang lagi.... mendung lagi tuch

kawula alit mengatakan...

mbanci utowo mbencong ki kezaliman ora kang...

Hedi mengatakan...

untung omahku sik ijo royo² hehehe

tanyakenapa? mengatakan...

ada apa ini ? kok jadi bencong ?

bagonk mengatakan...

semoga kita belajar dari pengalaman ini... :)

escoret mengatakan...

ganti gubernur bisa ga banjir ga ya..???

luthfi mengatakan...

yeah ... inget jakarta banjir inget rumah dan penelitianku ...

*mode egois ON*

pyuriko mengatakan...

Iyaa mas, saya akan berhati2 :D

bebek mengatakan...

behh... jadi pengamat lingkungan iki saiki?? piye nek ngelamar wae neng green peace ato NGO lainnya.... *golek barengan kiy*... hahahaha

Anonim mengatakan...

prihatin

*Ely*

:: N :: mengatakan...

Koyo ngono artine kena getae... hayo hayo do ngguwang sampah nang tong sampah, jo ditebangi wit-witane, jo mbangun mall-mall maneh lha wong wis pirang-pirang to yo...

chocoluv mengatakan...

bener kata pak dokter: mencegah lebih baik daripada mengobati.

pas banjir udah melanda, susah 'ngobatinnya' :D

dhitos mengatakan...

dah surut kok,.. tapi bisa minta ganti rugi gak ya? hp-ku kecemplung banjir.