23 Januari 2007

Mbah Marta Setu

Tiba-tiba saya teringat sosok Mbah Marta, pengasuh keluarga kami. Lengkapnya Mbah Marta Setu. Setu diambil dari nama suaminya yang sudah meninggal bertahun-tahun silam. Semua anak dalam keluarga kami pernah diasuhnya. Bahkan kedua cucu dari kakak saya juga sempat merasakannya.

Simbah sudah ikut dalam keluarga kami sejak sebelum kakak saya lahir. Dia telah mengasuh dan sekaligus menyapih semua dari enam anak dalam keluarga kami. Mulai dari anak pertama yang sekaligus kakak perempuan saya, saya sendiri, adik perempuan pertama, adik laki-laki pertama, adik perempuan kedua dan terakhir adik laki-laki kedua saya.

Sehat selalu mbah... Supaya masih ada yang membaluri cucu-cucu keluarga kami dengan doa-doamu...

13 komentar:

kenny mengatakan...

waduh..simbah panjang umur tenan, mugo2 iso nganti nyapih anakmu yo :D.
Simbah mesti kangen jg ki, ndang diepon disit.

Anang mengatakan...

dudu mbah martha tilaar?

mbah venus mengatakan...

wiiih, anak yang baik...anak yang baik...:P

Bangsari mengatakan...

#kenny: amin... simbah seperti tak beranjak tua. masih kuat sekali ke sawah dan kerja seperti biasa.

#anang: weh, kalo itu mahnya duit...

#mbah venus: anak sapa yang baik bune?

Ely mengatakan...

lagi kangen ma simbah yo Mas?

Bangsari mengatakan...

#ely: iyo mbak. lagi kangen keluarga di kampung nih...

kw mengatakan...

terharu. ada moment apa pul kok tiba-tiba mbah merta setu melintas?

pitik nyusu mengatakan...

mbah marta kira2 bisa nyapih aku ga ya?aku ki wis gedhe ngene kok sik pengen nyusu terus...piye jal?

Bangsari mengatakan...

#kw: lagi merenungi hidup saja. ceile... njur kelingan sing mbiyen-mbiyen.
#pitik nyusu: bisa, tapi apa sampeyan mau diidoni kinang?

bagonk mengatakan...

mengharukan sekali... :)

jt mengatakan...

Sik sik..Ini bukan sedang ngomongin aku kan? si jauringkang tamBAH

ulin mengatakan...

amiiiin....bangsari...melankolis juga yaaaa :)

marmut mengatakan...

Pul, la nek aku jenenge marta, opo yo nek ketemu aku terus kelingan mbah marta setu-mu? kekekekekkkkk...yo, yo apik le, ra lali karo wong tuwo.