"Tahu darimana mereka sehat-sehat saja?", mas Elsan membalas.
"Lha, buktinya tak pernah saya dengar ada yang sakit kronis kemudian dirawat di rumah sakit. Tak pernah pula saya dengar ada yang mati di jalanan tuh", saya menjawab sekenanya.
"Ya jelas saja. Mereka kan golongan manusia yang sudah tidak diperhitungkan oleh negara, di luar stasitiknya BPPS. Kasarnya, mereka sudah tak dianggap manusia lagi. Jadi, kalau mereka mati ya sudah. Paling langsung dikubur. Hilang begitu saja."
"Bagaimana anda bisa ngomong begitu mas?", saya menimpali.
"Saya pernah merasakan kehidupan jalanan mas, bertahun-tahun. Sebagai pelaku."
"Kok negara bisa begitu tega ya? Bukannya mereka warga negara juga?"
"O alah mas, mas. Di negara ini mana ada sih yang namanya perlindungan negara? Warga yang membayar pajak rutin saja tak mendapatkan apa-apa dari membayar pajak, apalagi mereka yang liar. Coba lihat polisi di depan kita itu! Senjak kita duduk setengah jam lalu, dia sudah dua kali dapat obyekan. Polisi yang seharusnya jadi pelindung rakyat malah jadi preman bagi rakyat. Piye jal kuwi?"
Perbincangan semakin gayeng. Apalgi kopdar kali ini juga dihadiri Kang Bahtiar langsung dari Tangerang dan mas Endik dari Kalibata. Obrolan pun nggrambyang kemana-mana tak tentu arah.




20 Sing Melu Umuk:
elzan...?
sing rambute ngepres sirah kuwi
sing tindikan loro neng kuping kiwo
sing koyo gali kuwi :-P
huahaha... enak'e yoh... iso kumpul2 terus... umur dadi dowo, dadi ra rumongso tuwo...
padahall... wakakakaka...
wedhouz...:
tindikan kupinge telu sakiki :P
tambah tindikan irung siji :))
wekz...
dadi dudu elzan sing kamu kenal dulu!
asem kiiii... masa laluku dibahas disini :P
jd pasal uud soal fakir miskin dan anak2 terlantar dipelihara negara itu cuman hiasan doang yaks? kesian
Kok penak tenan - isih podo bujangan yaa..?
waduuhh padahal aku pingin melok cangkrukan di sana ... tapi waktu itu masih di luar kota jee ...
weh, si elzan dadi bintang...
ckkckckc kapan ya difilemkan? :P
kok gak ono skrinsutnya?
anak terlantar dipelihara oleh negara. boleh nanya, dipelihara sama artinya dengan dijamin gak?
tak pikir mas bahtiar wes tekan semanu gunung kidul kono. jebule isih ning jakarta. [bener ora mas bahtiar asale wonosari?]
wah..lha kopdar terakhir kok jaraknya jauh bgt sama lebaran?opo podho sibuk persiapan mudik?
wah, wah, lagi siap2 mau mudik ya? btw, berbahagialah mereka yg tinggal jalan kaki untuk ke kantor :)
kesian memang anak2 itu...selama di malaysia saya hampir gak pernah ngeliat..anak jalanan dan orang2 terlantar...Apa karna disini saya tinggal di kota kecil
asik ya... kopdar sambil brenang... :P
wallah...
gegerku gatel...
satoe koffee darat chaas itoe kaoem kere poen......hahahahaahahaha....idoep kere !
lho ono kopdar tho, jare selama ramadhan prei...hiks :(
kita bantu yuk...
suruh migrasi ke republik mimpi aja mas...
mas saya mencari cewek nongkrong, mas kenal gak? tks
Poskan Komentar