12 September 2006

PLTN jadi dibangun? Yang benar nih?

Membaca tulisan Jalan Sutera tentang rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), saya kaget. Saya baru tahu kalo pemerintah akhirnya berani mengiklankan secara terbuka isu sensitif ini ke publik melalui iklan di tv. Maklum saja, saya tidak punya tv dan jarang menontonnya.

Saya jadi ingat masa-masa kuliah di Teknik Nuklir dulu. Pada tahun pertama dan kedua, sebagian besar dari kami, para mahasiswa, bercita-cita setelah lulus bekerja di PLTN. Kelihatannya keren dan wah! Menurut informasi yang beredar waktu itu, PLTN akan dibangun sekitar tahun 1998.

Namun, guratan nasib menentukan lain. Sampai saya dan teman-teman lulus, PLTN belum juga dibangun. Tuntutan hidup memaksa saya dan juga teman-teman yang lain, mau tak mau, mencari pekerjaan di luar kenukliran. Dan terdampar lah saya di tempat lain yang sama sekali tak berhubungan dengan nuklir. Sebagian yang lain terserak dimana-mana. Sebagian sukses, dan sebagian sisanya entah.

Membahas jadi dan tidaknya PLTN dibangun, sebenarnya saya tak terlalu yakin. Seminar tahun 2005 lalu yang diselengggarakan MIPA ITB di Bandung dengan mengundang petinggi-petinggi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), pakar-pakar dari Tokyo Institut of Technology Jepang dan peneliti-peneliti nuklir UGM tidak menemukan titik terang.

Semua panelis waktu itu sepakat, bahwa Indonesia akan mengalami krisis energi yang serius pasca 2015. Untuk itu, mereka merekomendasikan PLTN harus mulai dibangun tahun 2008 atau maksimal 2010. Pembangunan PLTN itu sendiri memakan waktu 5-8 tahun hingga operasi ekonomisnya, tergantung jenis dan dayanya. Menurut perkembangan terbaru, bisa lebih cepat lagi. (Ndoro Seten, tolong koreksi kalau salah.)

Sedikit melihat ke belakang, sejak jamannya Sukarno, rencana pembangunan PLTN sudah digagas. Siwabessy adalah ahli nuklir pertama yang dilahirkan dari ambisi ini. Namanya diabadikan menjadi nama sebuah reaktor penelitian di BATAN Serpong.

Tahun 70-an, kita sudah memiliki cukup banyak ahli nuklir yang kemudian bersama-sama membuat buku yang kemudian menjadi salah satu kitab suci pengajaran di Teknik Nuklir, "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir", di sponsori oleh BATAN. Untuk lebih mendukung ide itu, pada tahun 1977 didirikanlah Teknik Nuklir, dengan pengajar sebagian dari BATAN. Penelitian tentang struktur tanah pada tahun 70-an menyimpulkan: lokasi pembangunan PLTN terbaik berada di Tanjung Muria, Jepara.

Suharto mencanangkan, akhir tahun 90-an merupakan awal dibangunnya PLTN. Namun, krisis moneter yang maha dahsyat melengserkannya lebih dulu. Ide tentang PLTN pun ikut menguap.

Meski demikian, ide pembangunan PLTN tidak pernah benar-benar mati. Bahkan persaingan penyedia PLTN dalam merayu Indonesia masih terasa hingga sekarang. Jepang, Korea, negara-negara Eropa dan Kanada. Bahkan rasan-rasan dengan beberapa orang yang saya rasa cukup kompeten mengatakan, sebenarnya kita sudah pasti akan menggunakan reaktor dari Kanada (CANada Deuterium Uranium, CANDU).

Masalahnya dari dulu selalu sama, BATAN (dan juga BAPETEN yang lebih baru) bukanlah lembaga pengambil keputusan. Selama ini isu PLTN lebih berbau politis, sehingga keputusan itu pun bersifat politis. Keputusan presiden tergantung DPR, DPR tergantung uang, tekanan media, LSM, masyarakat dll. Belum lagi tekanan internasional.

Yang meragukan bagi saya adalah: "Kalo memang benar akan dibangun, kapan dan siapa yang berani memulainya?".

Presiden-presiden terdahulu tidak ada yang berani mengambil keputusan itu. Akan kah SBY berani? Mari kita lihat bersama...

23 komentar:

alumni terserak itu mengatakan...

sep, biar adek2 kelas yang kerja di situ ... :)

masagus mengatakan...

mas lam kenal juga.. tukeran link ya mas.. biar nambah temen. thx

hadik mengatakan...

Pengayaan uranium iku uranium diayak sampet lembut opo ngono yo?opo uranium bisa dibikin kaya?lha kok aku ra mudeng babarblas tho...

tanyakenapa? mengatakan...

sekalan bikin bom aja napah ?

bagonk mengatakan...

asiiik... semoga cepat terealisasi... supaya tarif listrik segera turun (ngaruh gak sih?) hehe... :)

Moes Jum mengatakan...

wahhh itu sih bener2 gawat. negoro sing sugih tapi miskin dhuwit kaya Indonesahh ini masa sih butuh nuklir. Jangan ahh nanti malah dadi molo lan taruh nyowo. Coba check deh di http://www.greenpeace.org/seasia/id/

Hedi mengatakan...

Demi listrik murah dan pemenuhan kebutuhan energi lainnya, saya sih setuju aja.

Tapi apa iya pekerja di lapangan bisa disiplin dalam menjaga teknologinya. Wong kerja di tv aja suka salah-salah mencet mesin mixer. Kalo di nuklir begitu kan bisa berabe....

mpokb mengatakan...

kalo ahmadinejad jadi presiden RI, bisa jadi beneran dibangun.. *nglindur*

Kampung Gadjah mengatakan...

Gunakan imel @gmail yaa .... karena jadi kesatuan ... lebih mudah kelolanya ...

al mengatakan...

mudah-mudahan jangan kayak lapindo brantas aja, tiba-tiba bocoor..
nuklir bo! ngeri gitu loh..

weedee mengatakan...

asyikkkk..... ada lapangan kerja baru buat anak nuklir...
ayo ndang digawe...

Nananging Jagad mengatakan...

ROadmap penyediaan energi yang pernah dibuat oleh Kementrian RISTEK dan Departemen ESDM memang menargetkan tender pembangunan PLTN pertama di Indonesia pada tahun 2009-2010. Masa konstruksi PLTN kira-kira membutuhkan waktu lima tahun, sehingga diharapkan tahun 2016 4 unit PLTN dapat beroperasi.(Sebagai informasi Vietnam akan mengoperasikan PLTN pertamanya 2010, jadi kita termasuk kalah start)
Dari sisi regulasi pengawasan, draf RPP tentang Perizinan Pembangunan Reaktor Nuklir tinggal menunggu penandatangan Presiden.Selanjutnya PP tersebut akan disertai dengan peraturan tingkat teknis,baik berupa ketentuan keselamatan maupun pedoman-pedomannya.
Yang menjadi permasalahan, selain pro dan kontra, adalah pihak siapa yang mau menginvestasikan dananya untuk pembangunan PLTN tersebut, karena di dalam UU hanya BUMN, swasta dan koperasi yang boleh menbangunnya, sedangkan pemerintah tidak boleh melakukannya.
Kita tunggu drama selanjutnya di republik ini.......

Bangsari mengatakan...

# Mas Bah: yoi, kita dah tua. biarkan yg muda bekerja.

#Masagus: sudah tak link mas..

#hadik: makanya kuliah di nuklir biar mudeng. he..he..

#tanyakenapa?: bom waktu kale...

#bagonk: soal murah dan tidak, itu tergantung yg jualan mas..

#Moes Jum: di Indonesia bukannya tiap hari tiap orang bertaruh nyawa?

#Hedi: soal habbit, orang eropa juga dulu gitu. masalahnya ada pengawasan apa ngga?

#Mpkb: lapindo kan lumpur ndlewer, kalo nuklir ya ngga mungkin ndlewer gitu lah. paling2 njebluk. he..he..

#gajah: thank infonya...

#Ndoro: ayo buat postingan yang lebih komprehensif Ndoro...

sing urung esih bingung melu-melu mengatakan...

simpatiku untukmu...PLTN, orang2 nuklir

elly.s mengatakan...

ojo ribut lah...PLTN kan banyak juga gunanya buat umat manusia....

Ely mengatakan...

saya mah orang awam nggak mudeng soal PLTN....

Bang, soal komentar yang ke delete itu saya sendiri yang menghapusnya, soalnya saya ndak sreg sama komentar yg sudah saya ketik sebelumnya, pingin ngetik komentar lagi, nggak sempat sdh harus keluar kota, lha balik liburan, kok ya sudah banyak cerita gini ya....jadi ndak perlu minta maaf Bang!

Met berakhir pekan ya!

Leo mengatakan...

Asyik deh..bisa serang Israel pake Nuklir

ki ageng congor mengatakan...

gundul amoh memang endonesiaku.... ngurusi PLN tenaga banyu saja masih kalang kabut ok, mau ngurusi nuklir je... modal ngutang meneh...

Tenang nuklir aman, luberan lumpur lapindo juga aman kok, ha wong yang mati kan keplenet buldozer bukan lumpurnya tho??? endonesia memang negara amaaaaaaaaaaaaaaannnnn

miss g mengatakan...

lokasi pembangunan PLTN terbaik berada di Tanjung Muria, Jepara <=== iyah itu di daerah saya, pdhl disini sudah ada PLTU Tanjung Jati B loh, aih dan saya bekerja di sini loh, apa kurang cukup gitu PLTU menjamur

ulin mengatakan...

Yang jelas... kalo PLTN dibangun ahli-ahli nuklir kita jadi semakin berkiprah, selamat..selamat..:)

Anonim mengatakan...

Gilee... tnyata mas ipul pinter bikin tulisan...he3 (cika)

Okto Silaban mengatakan...

Wahh.., mantap tulisannya mas. Btw, boleh gak aku pasang tulisannya di website KMTF?

Mas jadi kontributor dong di situsnya KMTF. Biar nambah2 wawasan mahasiswa JTF..

日月神教-任我行 mengatakan...

走光,色遊戲,情色自拍,kk俱樂部,好玩遊戲,免費遊戲,貼圖區,好玩遊戲區,中部人聊天室,情色視訊聊天室,聊天室ut,成人遊戲,免費成人影片,成人光碟,情色遊戲,情色a片,情色網,性愛自拍,美女寫真,亂倫,戀愛ING,免費視訊聊天,視訊聊天,成人短片,美女交友,美女遊戲,18禁,三級片,自拍,後宮電影院,85cc,免費影片,線上遊戲,色情遊戲,日本a片,美女,成人圖片區,avdvd,色情遊戲,情色貼圖,女優,偷拍,情色視訊,愛情小說,85cc成人片,成人貼圖站,成人論壇,080聊天室,080苗栗人聊天室,免費a片,視訊美女,視訊做愛,免費視訊,伊莉討論區,sogo論壇,台灣論壇,plus論壇,維克斯論壇,聊天室