16 Agustus 2006

Seberapa kuat patriotisme ada dalam diri anda?

Dulu, seingat saya selalu ada perbincangan mengenai patriotisme menjelang even 17 Agustusan. Di tv, radio dan koran. Tapi tahun ini (dan mungkin juga beberapa tahun belakangan) saya tidak menjumpainya lagi di media. Entah karena sudah tidak dianggap penting atau sangat boleh jadi karena saya yang jarang mencermati.

Dulu di TVRI, biasanya para pembicara yang berasal dari kalangan veteran, akademisi, politikus dll selalu menyuarakan hal yang sama. Minimnya patriotisme golongan muda. Dan seingat saya, biasanya mereka selalu menyalahkan tidak terlibat-langsungnya golongan muda dalam perjuangan dan kurangnya pemahaman akan sejarah negara ini sebagai penyebab utama kurangnya patriotisme tersebut.

Saya, terus terang sampai sekarang belum bisa memahami arti patriotisme yang dimaui para pembicara tersebut. Lha arti patriotisme itu sendiri saya juga kurang paham je... Tahunya saya, patriotisme itu berkaitan dengan rasa cinta tanah air, lebih dari itu saya tak paham. Trus, apa bedanya dengan nasionalisme? Mbuh!

Kembali ke soal patriotisme (dan sekarang ketambahan nasionalisme). Dari dulu saya selalu bertanya-tanya dalam hati, mengapa para tetua negara ini dan orang-orang pinter menganggapnya penting? Pertanyaan ini tidak pernah saya dapatkan jawabannya, lha wong saya tidak pernah menganggapnya serius. Jadi ya tak pernah saya coba mencari jawabnya.

Lagi pula kalo patriotisme golongan muda kita tinggi apa yang akan terjadi? Rasa-rasanya kok tak akan terjadi apa-apa tuh. Lha wong semua masalah yang sedang kita hadapi sekarang sumbernya adalah pemerintahan dan budaya kita sendiri yang tak jelas.

Saya juga tidak yakin patriotisme di negara-negara maju menjadi hal penting. Saya menduga patriotisme di Amerika hanya ada dalam filem-filem Hollywood. Di piala dunia yang baru berlalu, banyak pemain dari negara-negara kuat eropa yang tidak ikut menyanyikan lagu kebangsaannya.

Jadi buat apa patriotisme itu? Gombal mukiyo! Maafkan saya para leluhur, mohon ampun...

8 komentar:

tifoso mengatakan...

iya nih... saya juga ndak jelas maksud ungkapan "kurangnya patriotisme" tersebut...

-g- mengatakan...

patriotisme? ngga harus nunggu perang dulu baru tahu jawabannya kan?

mpokb mengatakan...

besok2 sudah nggak relevan lagi bicara cinta tanah air kali yak? negara bukan lagi berupa batas geografi, tapi batas korporasi. jadi yg ada bukan indonesia, amerika, belanda dlsb tapi negara microsoft, halliburton, ford, at&t, freeport dlsb... semua yg tidak termasuk di situ adalah penduduk tanpa negara. silakan urus diri sendiri.. hih, ngeri..

elly.s mengatakan...

Patriotisme ya cinta tanah airlah mas.
Mosok ra ngerti ah.......
Mungkin setelah jauh dari tanah air baru nanti pada ngerasa. Kayak sekarang........sendu banget rasanya....
Kalu di Indo pasti sekarang kita semuanya lagi siap2 upacara. Tapi disini..anak2ku masih pada tidur. Disetelin lagu Indonesia Raya n hari merdeka malah diganti lagu westlife......
Perlukan menanamkan patriotisme pada mereka?

Ely mengatakan...

Selamat merayakan 17 an dan selamat berlibur panjang saja ya Bang Ipoul!

Moes Jum mengatakan...

Setauku sih "patriot" itu nama rudal, jadi patriotisme itu adalah aliran orang2 yang hobbinya "ngrudal" negara lain kayak Israel .... hehehehe

ulin mengatakan...

Patriotisme...? saya ga ngerti makusudnya apa? tapi sepertinya saya udah ngebuktiin patriotisme ala saya..:) kemaren pada tanggal 17 saya bangun pagi untuk segera berangkat upacara, dan pulang upacara saya berjalan sekitar 6 kilo (km tentunya) menuju kost, itung-itung napak tilas...:)

Guru PMP mengatakan...

patriotisme klo ga salah inget adalah sikap kepahlawanan (berani membela kebenaran, berjuang demi negara dan sifat mulia lainnya), lebih dikenal di saat perang, karena pada masa perang banyak pahlawan dilahirkan. Patriotisme dalam keluarga atau masyarakat pun sebenarnya banyak, tetapi jarang terungkap. Ciri utama patriotisme adalah rela berkorban dan menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi
Klo nasionalisme, erat kaitannya dengan cinta tanah air, karena nasionalisme adalah sikap memandang tinggi nilai satu negara. Klo disertai menjelek-jelekan dan menganggap negara lain itu disebut nasionalisme sempit.
Jadi wujud dari nasionalisme salah satunya adalah patriotisme...