04 Juli 2006

Kerja paksa gaya kantoran

Setengah tahun yang lalu, Ibenk mantan preman Bangsari yang membantu pekerjaan saya sekarang ini pernah berujar. "Kerjaan cuma duduk seharian di depan komputer apa sih susahnya? Itu mah kecil! Ngga ada apa-apanya dibanding kerjaanku di rumah!"

Kami duduk sepanjang hari mengolah data sepanjang hari, dari pagi sampai pulang. Tidak pernah berpindah tempat. Dari senin sampai jumat. Terkadang sabtu minggu. Dan tiga minggu terakhir kami tidak sempat libur , kerja keras hingga larut malam. Setiap hari sepanjang minggu. Kami dihardik, didera dan dipacu.

Beberapa hari ini Ibenk mulai mengeluh. Ibenk mulai mengutuk dan memaki: "Gila! Kerjaan ini berat sekali!" Keluhan yang sebenarnya kami semua rasakan. Badan mulai meriang, sedikit pilek, dehidrasi, mata merah seperti hantu dan emosi mulai tak stabil.

Simbah tetap tenang, membuat kami sedikit terhibur. Bonus lembur membuat kami tersenyum...

6 komentar:

bagonk.net mengatakan...

hehehe... emang enak :D
kadangkala lebih enak kerja lapangan daripada seharian di depan komputer... bisa stress... :P

cepris mengatakan...

Tapi seneng kan dipaksa kantor, dari pada gak ada yang maksa (alias nganggur) :D

Urep sak madyo ... mengatakan...

sak madyo nampani ...

ono kerjo tampani
ono lembur tampani

ono amplop ... ooo jelas :)

yakuza mengatakan...

abis kerja "ajep-ajep" doung biar ga stress,,, ^-^

Ely mengatakan...

minum extra joss bang ( apa masih ada ya minuman ini?)

ulin mengatakan...

Jaga kondisi tubuh dan jiwa, minum multivitamin.. biar fit terus...:)selamat lembur..:)