10 Juli 2006

Dilangkahi nikah

Rabu (12/7/06) besok adik perempuan saya menikah. Dia anak ketiga pada keluarga Bangsari. Anak pertama adalah seorang perempuan dan sudah menikah serta dikaruniai 2 anak. Anak kedua saya sendiri, seorang laki-laki, masih melajang, masih keluyuran di belantara Jakarta. Anak keempat seorang laki-laki, sedang diluar negeri menuntu ilmu karena beasiswa. Anak kelima seorang perempuan calon bidan di Jawa Timur sana. Anak terakhir seorang laki-laki dan bersiap-siap menyusul kakaknya diluar negeri.

Adik perempuan saya yang hendak menikah sedang sedih karena pernikahannya kemungkinan hanya dihadiri kakak pertama. Saudara-saudara yang lain masih belum jelas bisa pulang atau tidak.

Saya sendiri seperti dipenjara pekerjaan saat ini. Permohonan cuti belum mendapat respon atasan dengan alasan pekerjaan di kantor sedang mencapai titik paling krusial. Beliau berjanji jika pada hari selasa besok semua pekerjaan sudah selesai, saya diijinkan pulang. Sementara adik saya yang diluar negeri jelas tidak bisa pulang karena ongkos yang tidak sedikit. Adiknya lagi yang calon bidan sedang menjalani proses penting dalam pendidikannya dan belum mendapat ijin keluar asrama. Dan si bungsu sedang menempuh ujian yang menentukan kuliahnya kelak.

Saya tahu adik saya sedih. Saya sedikit menyalahkan penentuan hari yang terlalu mengikuti perhitungan Jawa. Bukannya perhitungan itu dibuat untuk kebaikan bersama? Kalo yang terjadi malah sebailiknya, apa tidak sebaiknya diganti? Tapi orang tua pihak keluarga mempelai laki-laki bersikukuh dengan pilihan hari mereka, dan orang tua kami ingin menghormatinya. Begitulah keluarga jawa saling menghormati.

Adik, selamat menempuh hidup baru. Semua doa kebaikan kulimpahkan padamu, semua kejelekan semoga terhindar darimu. Aku minta doa suwuk-mu semoga jodoh segera menghampiriku...

Cerita sejenis klik disini.

11 komentar:

dukun mengatakan...

wus-wus ... sim-salabim ... datanglah .. jodoh !

tifosi mengatakan...

dukun nduwur kuwi wes entuk jodo durung....? :P

al mengatakan...

aku seng wong jowo kadang bingung juga, itung2an dino apek?
nek menurutku dino apek iku seng jelas dino libur seng teko wokeh en kotak amal eh angpo ne mbludak..
nah.. itu hari baek tuch.. ;p

btw met dino senen yo..
ngantuk neh!

Muhamad Zarkasih mengatakan...

pul kata mas narto dilangkahi ga papa asal jangan pake pipis.

elly.s mengatakan...

Laki2 dilangkahi adik perempuan biasa...
Orang jawa nyari hari ikut primbon biasa....
Atasan nggak ngasi cuti biasa...
Yang aneh...masa hari gini belum ada tanda2 jodohmu bro...

Ely mengatakan...

Amin..

Bangsari mengatakan...

cariin dong bunda...

elly.s mengatakan...

Cewek malaysia mau bro?

Hedi mengatakan...

walah ternyata jomblo mania, hehehe

ajitekom mengatakan...

sabar yah .. salam deh buat adiknya mas !

ulin mengatakan...

Dilangkahi itu biasa, karena roda memang selalu berputar...:) kadang di atas dan kadang di bawah, belum tentu yang lahir duluan itu nikah duluan atau kaya duluan, semua Tuhan yang ngatur, asalkan tidak merasa terperangkap saja..:)