02 Mei 2006

Menolong Orang di Jalan Tol


Siapa bilang di Jakarta rasa peduli terhadap orang lain semakin langka? Seorang kawan yang baru saja ngajari saya ngeblog menunjukkan bahwa Jakarta bukanlah halangan untuk peduli dan berbuat baik pada orang lain. Dia baru seminggu datang dari Jogja dan berniat untuk mengadu nasib di Jakarta.

Pada perjalanan keliling-keliling melalui tol Jagorawi sekedar ingin tahu kota Bogor, sang kawan yang kebetulan satu-satunya lelaki yang bisa nyetir mobil dalam rombongan kami menghentikan mobil. Ada kerikil yang nyangkut di Wiper kaca depan mobil rombongan, sementara hujan mulai turun dengan lebatnya. Kami khawatir jika tidak dibuang akan menimbulkan goresan-goresan tidak indah pada kaca mobil saat wiper bergerak-gerak menyingkap air hujan.

Sebagai orang yang tidak pernah punya mobil, bahkan membayangkan akan punya pun tidak, tentu saja kami tidak ingin memberi kesan teledor pada Mba Nisa Sang Juragan Sajadah, Tuan Putri Baik Hati Van Kebon Kacang sekaligus pemilik "Kijang" yang sudah merelakan mobilnya plus segala tetek bengeknya selama perjalanan kami.

Saat kami berhenti dan membuka jendela untuk membuang si kerikil, seseorang mengetuk mobil kami. Si Bapak minta ijin untuk meminjam kunci roda. Rupanya ban belakang mobil si Bapak, yang diparkir sekitar 10 meter di belakang mobil rombongan, kempes. Dengan sedikit bingung karena kami belum paham barang yang di maksud, kami mulai mencari di bawah kolong kursi mobil. Kira-kira 2 menit kemudian kami menemukan barang yang kami curigai sebagai yang di maksud si Bapak. Ternyata benar. Benda berbentuk salib itu yang Bapak maksud.Segera saja Bapak berlari dalam derasnya hujan untuk segera memulai ganti roda belakang. Sang kawan keluar untuk sekedar memayungi si Bapak. Kira-kira 10 menit proses tersebut selesai. Dengan mengucapkan terima kasih si Bapak mengembalikan alat tersebut.

Hal yang sepele tetapi mulia. Semoga engkau mendapatkan lebih dari yang kau impikan di Jakarta ini Kawan....

4 komentar:

bahtiar mengatakan...

poto2ne aku templek di sini

Bangsari mengatakan...

Ok...

pandri mengatakan...

mas bahtiar.. mas bahtiar.. semoga tidak akan berubah dalam segala kebaikannya, amin :)

Bangsari mengatakan...

Mari kita doain bersama, semoga sifat baik itu tidak luntur karena tinggal di jakarta..