03 Mei 2006

Mabuk Lift


Lift seperti halnya alat mekanis buatan manusia lainnya tidak terkecuali kendaraan bermotor, terkadang memiliki efek bagi orang-orang tertentu.

Dua teman seruangan kerja selalu mengeluh pusing bahkan terkadang mabuk. Tiap kali naik lift sang teman bersiap ekstra "seolah mau perang". Untuk mengurangi efek selama di lift sang teman mencoba berpegangan pada sesuatu, entah pada pegangan dinding kamar lift ataupun pada teman yang lain.

Setelah sebulan lebih, teman pertama sudah mulai bisa menikmati dan tidak terlalu mabuk. Teman kedua yang baru seminggu ternyata lebih parah dari teman pertama. Terkadang setelah keluar Lift mukanya pucat seperti sedang sakit.

Celakanya, gedung kantor kami tidak menyediakan tangga. Yang ada hanya tangga darurat kebakaran. Bisa di pakai keluar, tapi tidak bisa masuk ruangan kecuali ke lantai basement yang juga tempat parkir.

Apakah anda termasuk yang menderita selama naik lift?

2 komentar:

http://bahtiar.com mengatakan...

Itulah LIFT : bikin mabuk darat, udara, laut, dan kepolisian ... :(

Bangsari mengatakan...

Jangan-jangan tantangan terbesar di Jakarta naik lift ya mas? :D