29 Agustus 2015

Jus Mangga Yoghurt Ala Acara Kuliner Tipi


Beberapa bulan yang lalu, salah satu pembawa acara masak memasak memberi resep sederhana membuat jus mangga yoghurt yang dijamin enak.

Bahan-bahan:
  1. 1 atau 2 buah mangga
  2. 1 botol/cup yoghurt plain
  3. 1 gelas susu UHT plain
  4. Gula pasir seperlunya
  5. Es batu

27 Juli 2015

Resep Bebek Ungkep Ala Ibu Saya. Sebuah Kegiatan Pengisi Waktu Selama Rewang Mudik


Konon, kepepet adalah pemicu paling tepat untuk kreatifitas.

Begitulah. Akibat rewang belum balik hingga seminggu pasca libur lebaran, maka terpaksalah saya turun gunung ikut cawe-cawe ngurusi logistik. Biar mbok wedok fokus saja ke urusan begundal-begundal cilik itu.

Jadi, ceritanya saya memasak bebek ungkep. Ungkepan hati yang paling dalam. Halah. 


22 Juli 2015

Mudik dan Ingatan Masa Lalu


Dulu, penumpang kereta (terutama ekonomi) dengan mudah mengetahui sudah sampai mana kereta berjalan. Dengan memperhatikan pedagang yang naik.

Ketika sampai Cirebon, yang naik adalah penjual nasi murah meriah dengan bungkus kecil. Beli di warung stasiun lebih disarankan.

Di Kroya, giliran penjual pecel kecombrang yang menjajakan dagangan. Pilihan lainnya: gorengan udang yang cuma tinggal kepalanya doang dengan tingkat kekerasan batu akik sungai dareh.


Sekilas Mengenai Nomor Seri Gerbong Kereta Api Dan Tahun Pembuatannya


Nomor yang tertera pada gambar tersebut adalah: K3 0 14 40
Kode K3 berarti gerbong Kelas Ekonomi
Angka 0 berikutnya berarti gerbong tanpa penggerak
Angka 14 berikutnya berarti tahun pembuatan rangkaian gerbong tersebut yaitu 2014
Angka selanjutnya, saya lupa tanya.
Demikian hasil obrolan sekilas dengan seorang Asisten Masinis saat mudik tempohari.

Kesimpulannya, Kereta Ekonomi Jayabaya terdiri dari rangkaian gerbong yang baru sehingga wajar jika harga tiketnya mahal. Yang ini bukan bagian dari obrolan tadi.

19 Juli 2015

Arus Balik Lebaran 2015: Revolusi Ala Pak Jonan Pada Kereta Ekonomi



Kereta Ekonomi Jayabaya jurusan Surabaya Gubeng-Pasar Senen ini patut dipujikeun.

Pertama, rangkaian gerbongnya baru dan kinclong. Lebih baru dari Kereta Mutiara Selatan yang beberapa hari lalu kami tumpangi. Setidaknya karoserinya terlihat baru. Dugaan saya, ini hasil kerja INKA Madiun.

Kedua, pendingin ruangan alias AC-nya didesain built in ke dalam bodi kereta. Bukan sekedar tempelan seperti pada Kereta Bisnis Mutiara Selatan atau ekonomi Serayu (pagi dan malam). Sehingga temperatur lebih stabil dan merata ke seluruh ruangan. Malah saat mentari tenggelam gerbong berubah menjadi kulkas raksasa.